Museum Merapi tata taman untuk tingkatkan kenyamanan

id museum gunung api merapi

ilustrasi, diorama Museum Gunungapi Merapi (Foto antaranews.com)

Sleman, (Antara Jogja) - Pengelola Museum Gunungapi Merapi di Dusung Banteng, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menata dan mempercantik taman guna memberikan kenyamanan yang lebih baik kepada pengunjung.

"Selain penataan taman, juga dilakukan penataan kios-kios yang digunakan untuk menjual makanan, serta souvenir untuk menjual hasil kerajinan dari masyarakat lokal," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum Gunungapi Merapi (MGM) Suharno, Sabtu.

Menurut dia, pembangunan fasilitas tersebut yang dilaksanakan pada pekan ini tersebut, baru akan beroperasi pada Desember 2015.

"Kami tambah beberapa fasilitas yang ada di taman, mulai dari kios, gasebo, serta toilet," katanya.

Ia mengatakan, pembuatan kios-kios tersebut untuk mewadahi para pedagang dari masyarakat setempat, baik untuk makanan, maupun bentuk kerajinan.

"Di wilayah ini banyak produk makanan khas seperti jadah tempe, slondok dan lainnya. Selain itu juga banyak hasil kerajinan dari masyarakat sini seperti batik," katanya.

Suharno mengatakan, dengan mempercantik taman tersebut, diharapkan nantinya akan lebih meningkatkan jumlah pengunjung ke MGM, baik itu dari wisatawan lokal maupun luar daerah.

"Nantinya untuk kunjungan ke kios-kios ini juga tidak akan dibatasi waktunya. Tidak seperti halnya jam buka museum, yang hanya dari mulai pukul 08.00 sampai 15.30 WIB. Bisa sampai malam juga, jadi tahun baru nanti bisa juga untuk menghabiskan waktu di sana. Selama ini tamannya juga digunakan pelaku wisata `lava tour`," katanya.

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi, mengatakan selama ini memang untuk pedagang makanan di sekitar MGM hanya beberapa saja dan berada di luar area taman.

"Mereka berdagang tidak menetap, seperti berkeliling. Dengan pembangunan fasilitas tersebut, diharapkan dapat menambah daya tarik wisatawan. Apalagi tempatnya juga sudah cukup menunjang. Seperti luasannya, maupun penghijauannya yang cukup sejuk," katanya. ***1***

(V001)

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar