Petrokimia salurkan pupuk bersubsidi 4,8 juta ton

id pupuk bersubsidi

Kepala Bagian Media, Penerbitan, Dokumentasi Departemen Humas PT Petro Kimia Gresik, Widodo Heru Supriyono (kanan) menjelaskan tentang penyaluran pupuk bersubsidi. Foto ANTARA/Bambang Sutopo Hadi/ags/15.

Yogyakarta  (Antara Jogja) - PT Petrokimia Gresik merealisasikan penyaluran pupuk bersubsidi total sebanyak 4.825.037 ton atau sekitar 94 persen dari alokasi sebanyak 5.157.380 ton pada 2015.

"Realisasi itu tercatat hingga 18 Desember 2015," kata Kepala Bagian Media, Penerbitan, dan Dokumentasi Departemen Humas PT Petrokimia Gresik Widodo Heru Supriyono di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, realisasi 4.825.037 ton itu terdiri atas pupuk urea sebanyak 247.246 ton dari alokasi 257.480 ton, ZA 944.896 ton dari 1.050.000, SP-36 sebanyak 798.758 ton dari 850.000 ton, NPK 2.226.467 ton dari 2.290.000 ton, dan organik 607.670 ton dari 709.900 ton.

"Wilayah penyaluran untuk pupuk urea meliputi Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Remban, dan Blora, pupuk ZA, SP-36, dan NPK meliputi seluruh Indonesia, dan pupuk organik meliputi DIY, Jateng, Jatim, Bali, NTB, dan NTT," katanya.

Dalam menyalurkan pupuk bersubsidi, kata Heru, Petrokimia Gresik didukung 622 distributor, 32.587 kios, 245 gudang penyangga, 64 sales supervisor, dan tujuh pusat distribusi.

Ia mengatakan penyaluran pupuk bersubsidi dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan melalui distributor dan kios resmi.

Penyaluran pupuk bersubsidi oleh kios resmi kepada kelompok tani harus dilaksanakan berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

"Kuantum penyaluran pupuk bersubsidi berpedoman pada alokasi yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pertanian, Peraturan Gubernur, dan Peraturan Bupati," kata Heru.


(B015)
Pewarta :
Editor: Agus Priyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar