Petani Gunung Kidul mulai panen jagung

id panen jagung

ilustrasi petani panen jagung (foto ANTARA)

Gunung Kidul (Antara Jogja) - Petani Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang didampingi personel Komando Distrik Militer 0730 mulai memasuki masa panen jagung.

Dandim 0730 Gunung Kidul Letkol Inf Priyanto di Gunung Kidul, Selasa, mengatakan Badan Pembina Desa (Babinsa) diterjunkan di setiap desa untuk membantu masyarakat mengolah lahan pertanian untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

"Personel Babinsa sengaja diterjunkan untuk membantu petani," kata Priyanto.

Ia mengatakan pendampingan mulai dari pembibitan, pengolahan lahan sampai penanaman dan panen. Di Desa Kemadang sebagian lahan pertanian ditanami oleh jagung.

Babinsa juga melakukan pendampingan petani dalam menanam padi. Pendampingan ini bertujuan meningkatkan produksi hasil pertanian.

"Kami terus melakukan pendampingan agar produksi pertanian meningkat," katanya. Priyanto mengatakan pendampingan anggota TNI terhadap petani sesuai dengan program pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan. Sebelumnya para babinsa sudah diberikan pelatihan tentang pertanian, juga membuat tanaman percontohan.

"Salah satunya penanaman padi di Kecamatan Karangmojo," kata dia.

Salah seorang petani Hadi Sukiyo mengatakan satu hektare lahan miliknya mampu menghasilkan 5,7 ton jagung pipil kering. Jagung yang ditanam jenis hibrida.

"Hasil panen jagung tahun ini meningkat dibandingkan panen sebelumnya," katanya.

Dia berharap ke depan TNI melakukan pendampingan sehingga hasil tanaman bisa meningkat setiap tahunnya. "Semoga setiap tahun meningkat," katanya.

(KR-STR)
Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar