Perbaikan jalan ambles membutuhkan waktu dua bulan

id jalan ambles

Perbaikan jalan ambles akibat hujan deras di Jl.KH.A Dahlan Yogyakarta (Foto ANTARA/Andreas Fitri Atmoko/ags/16)

Yogyakarta (Antara Jogja) - Perbaikan infrastruktur yang rusak akibat hujan lebat pada Rabu (23/3), khususnya Jalan Ahmad Dahlan Kota Yogyakarta yang ambles membutuhkan waktu sekitar dua bulan karena harus diawali perbaikan drainase.

"Jalan tersebut ambles karena saluran drainase yang ada di bawah jalan rusak tergerus air hujan. Oleh karena itu, proses perbaikannya harus diawali dengan perbaikan drainasenya terlebih dulu," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Permukiman dan Prasarana Wilatah (Kimpraswil) Kota Yogyakarta Hendra Tantular di Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, saluran drainase yang ada di bawah Jalan Ahmad Dahlan adalah saluran yang sudah berusia tua sehingga sangat rentan rusak apabila ada aliran air yang menggerus di sekitarnya.

"Akan diperbaiki dengan cara dibeton. Karena harus menunggu umur beton sekitar 28 hari, maka seluruh proses perbaikan dimungkinkan memakan waktu sekitar dua bulan," katanya.

Saat ini, pekerjaan perbaikan sudah diawali dengan membersihkan lokasi sekitar drainase yang rusak agar air dapat mengalir dengan lancar sehingga tidak menambah kerusakan di sekitarnya.

"Pekerjaan akan dilakukan secara swakelola terlebih dulu. Nanti, kami akan melihat bagaimana kebutuhan di lapangan," katanya.

Selama proses perbaikan, Hendra mengatakan, tidak akan melakukan penutupan jalan karena lokasi kerusakan hanya berada di separuh badan jalan. "Kami akan pasang rambu peringatan di sekitar lokasi yang rusak," katanya.

Kejadian amblesnya jalan akibat hujan lebat di Jalan Ahmad Dahlan adalah kejadian pertama pada tahun ini. Jalan tersebut ambles sekitar satu meter dengan luasan sekitar 3x6 meter persegi.

Selain di lokasi tersebut, kondisi drainase yang sudah rapuh dan rentan menyebabkan jalan rusak berada di sepanjang Stadion Mandala Krida melalui Jalan Kenari hingga batas Jembatan Sungai Gajah Wong di Jalan Kusumanegara.

Pemerintah Kota Yogyakarta pada tahun ini kembali menganggarkan dana sekitar Rp12,9 miliar untuk meneruskan perbaikan drainase Kenari tahap tiga. Perbaikan tahap pertama dan kedua sudah dilakukan sejak dua tahun terakhir.

Selain menyebabkan jalan ambles, hujan lebat juga mengakibatkan kerusakan talud di dua lokasi yaitu di Blunyahrejo dan Jatimulyo. ***3***

(E013)

Pewarta :
Editor: Agus Priyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar