Kampung Flory gelar lomba "memedi sawah"

id Kampung Flory gelar lomba memedi sawah

Kampung Flory gelar lomba "memedi sawah"

Festival Memedi Sawah di Kebonagung Imogiri, Bantul Yogyakarta. (FOTO ANTARA/Sigid Kurniawan)

Sleman, (Antara Jogja) - Desa wisata pertanian dan perkebunan "Kampung Flory" di Dusun Pangukan Tridadi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar lomba "memedi sawah" dan melukis "Caping Pak Tani" dalam rangka memeriahkan satu ababd Kabupaten Sleman, Minggu.

"`Memedi sawah` ini bagi para petani memiliki fungsi untuk mengusir hama pertanian. Khususnya burung pemakan padi," kata pembina Kampung Flory Sudihartono.

Menurut dia, keberadaan "memedi sawah" yang dipajang di sepanjang jalan masuk merupakan bagian dari festival Kampung Flory.

Dipilihnya memedi sawah sendiri sebagi upaya warisan leluhur yang biasa dilakukan petani.

"Keberadaan memedi sawah sendiri, saat inu mulai jarang dimanfaatkan para petani. Mungkin karena lahan pertaniannya mulai terkikis," tuturnya.

Selain memedi sawah, diselenggarakan lomba melukis "Caping Pak Tani, yang diikuti 75 peserta dari berbagai wilayah.

"Caping petani merupakan alat pelindung kepala yang terbuat dari anyaman bambu. Caping sendiri memiliki fungsi melindungi dari terik matahari. Keberadaan caping, masih banyak digunakan oleh para petani di desa-desa," ucapnya.

Salah satu peserta Angga mengaku baru pertama kali ikut kegiatan seperti ini. Apalagi, selama ini dirinya jarang melihat keberadaan "memedi sawah".

"Mungkin karena di Sleman keberadaan persawahan semakin berkurang," katanya.



(U.V001)
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar