Granat DIY dukung eksekusi mati Jilid tiga

id granat

Ilustrasi (Foto antaranews.com)

Yogyakarta, (Antara Jogja) - Gerakan Nasional Anti Narkotika Daerah Istimewa Yogyakarta mendukung pelaksanaan eksekusi mati Jilid tiga terhadap para terpidana kasus narkotika dan obat-obatan terlarang.

"Kami mendukung pelaksanaan eksekusi mati Jilid tiga terutama eksekusi Freddy Budiman," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) DIY Feryan Harto Nugroho di Yogyakarta, Minggu.

Hal itu dinyatakan DPD Granat DIY bersama sejumlah lembaga dan komunitas mitranya seperti DPD Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) DIY, Lembaga Penyuluh Anti Narkoba (LPAN) DIY, serta IPWL Pondok Galilea Elkana Yogyakarta dalam rangka memperingati "Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2016.

Sebelumnya, Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan eksekusi terpidana mati tahap ketiga kemungkinan akan dilakukan setelah Lebaran 2016.

"Selain mendukung eksekusi mati, kami juga mengecam keras upaya oknum tertentu yang mencoba melegalkan ganja di Indonesia," kata Feryan.

Menurut dia, kinerja aparat penegak hukum di Indonesia yang mulai serius membersihkan internal institusinya dari oknum yang menjadi bagian dari jaringan peredaran narkoba patut diapresiasi.

Hal tersebut, menurut dia, terlihat dari cukup banyaknya oknum aparat yang ditangkap pada 2016 terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Kendati demikian, Granat DIY menyatakan prihatin dengan masih cukup ringannya beberapa tuntutan dari Kejaksaan dan Vonis atau putusan dari hakim perkara narkoba yang sangat ringan.

"Ini tentu tidak menimbulkan efek jera bagi jaringan peredaran narkoba," kata dia.

Oleh sebab itu, menurut dia, Granat DIY juga mengajak masyarakat Yogyakarta peduli terhadap bahaya narkoba dengan mewaspadai agar jaringan peredaran narkoba tidak masuk ke dalam berbagai sendi kehidupan masyarakat dengan selubung organisasi agama, organisasi massa atau gerakan kemanusiaan lainnya.

"Kami mengajak masyarakat Yogyakarta pada khususnya peduli akan bahaya narkoba, serta bersama-sama mencegah agar jaringan peredaran narkoba tidak masuk ke masyarakat," kata dia.***2***

(L007)

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar