Logo Header Antaranews Jogja

Calon Bupati-Wakil Hasto-Sutedjo usung program pengembangan Pariwisata

Senin, 8 Agustus 2016 19:48 WIB
Image Print
Pilkada (Foto Istimewa)

Kulon Progo (Antara) - Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Hasto Wardoyo-Sutedjo mengusung program pembangunan proyek fisik, pengentasan kemiskinan, pengembangan pariwisata hingga melanjutkan megaproyek.

Calon Bupati yang diusung PDI Perjuangan-PAN Kabupaten Kulon Progo Hasto Wardoyo dalam deklarasi pasangan Hasto Wardoyo-Sutedjo sebagai calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2017 di Kulon Progo, Senin, mengatakan dirinya juga akan membangun kemandirian ekonomi dan budaya.

"Hal utama dalam visi-misi kami dalam Pilkada 2017 adalah membangun mental dengan cara revolusi mental," kata Hasto.

Ia mengucapkan terima kasih kepada PDI Perjuangan dan PAN, serta partai politik lain yang memberikan dukungan kepada dirinya dan Sutedjo maju kembali dalam Pilkada Kulon Progo yang kedua kali.

Menurut dia, pada pilkada nanti, musuh sesungguhnya bukan antarpartai, tapi masalah kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan, serta kesenjangan sosial.

"Untuk itu, diperlukan gotong royong dan perjuangan bersama memerangi hal itu, meski dari rumah perjuangan yang berbeda," katanya.

Selain itu, lanjut Hasto, selama kepemimpinannya yang akan berakhir 24 Agustus, kebijakan pemkab terinspirasi hasil dialog dengan warga. "Jadi jangan berhenti belajar dari masyarakat. Kita bisa mendapatkan inspirasi dari masyarakat. Jadi pejabat itu jangan dinikmati," katanya.

Ia juga bercerita bagaimana dirinya seusai dilantik mendapat kesempatan satu mobil bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Megawati yang tahu latar belakang Hasto berprofesi dokter kandungan menyarankan dirinya untuk membebaskan biaya berobat.

"Saya kasih saran, kamu kan dokter, jadi bebaskan biaya berobat. Saya waktu itu masih culun, dan saya jawab siap bu, siap bu. Saya sangat bersemangat," ungkapnya.

Hasto mengatakan pascadeklarasi ini, pihaknya akan merapatkan barisan dengan partai pengusung dan melaksanakan tahapan pilkada yang ditetapkan KPU Kulon Progo. Selain itu, dirinya akan mengintensifkan komunikasi dengan parpol yang belum secara resmi mendukung dirinya.

"Kami dengan Sutedjo akan menjali komunikasi dengan partai lain. Golkar sudah menyatakan mendukung, tapi surat rekomendasi belum turun. Kemudian, dengan PKS, kami diminta membuat visi-misi untuk dimintakan persetujuan dengan DPP," katanya.

(KR-STR)



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026