BPBD Kota Yogyakarta tambah mobil pemadam kebakaran

id BPBD Kota Yogyakarta tambah mobil pemadam kebakaran

Armada pemadam kebakaran (Foto: ANTARA/Barikur Rahman)

Yogyakarta,  (Antara Jogja) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Yogyakarta menganggarkan dana Rp1,7 miliar untuk pengadaan dua unit mobil pemadam kebakaran pada 2016.

"Saat ini masih dalam proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Yogyakarta. Diharapkan, kendaraan pemadam kebakaran sudah bisa dioperasionalkan pada triwulan keempat tahun ini," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta Hery Eko Prasetyo di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, penambahan armada kendaraan pemadam kebakaran sangat dibutuhkan oleh BPBD Kota Yogyakarta karena ada beberapa kendaraan yang berusia tua meskipun masih bisa dioperasionalkan.

Dua unit mobil pemadam kebakaran yang akan dimiliki BPBD Kota Yogyakarta mempunyai spesifikasi yang berbeda yaitu masing-masing memiliki kapasitas tangki 5.000 liter dan 1.000 liter.

"Mobil dengan kapasitas yang lebih kecil bisa digunakan untuk menjangkau daerah yang sempit. Kami sudah memiliki mobil tangki 1.000 liter, nnamun usianya sudah 40 tahunan," katanya.

Total mobil pemadam kebakaran yang akan dimiliki BPBD Kota Yogyakarta dengan adanya tambahan dua unit kendaraan tersebut menjadi 10 unit. "Harapannya, kami bisa memberikan layanan lebih baik ke masyarakat untuk penanggulangan kebakaran," katanya.

Selain menambah armada, upaya untuk mempermudah penanganan kebakaran di permukiman adalah dengan membangun hidran berbasis kampung. Pada tahun ini, BPBD melanjutkan pembangunan hidran berbasis kampung di Prawirodirjan, Ngupasan dan Kauman.

"Kami juga menyusun perencanaan pembangunan hidran berbasis kampung di 10 kampung. Pembangunan fisik akan dilakukan tahun depan," katanya.

Berbeda dengan konsep pembangunan hidran berbasis kampung sebelumnya, pembangunan hidran di 10 kampung akan dilengkapi dengan bak penampungan air sehingga tidak membutuhkan keberadaan mobil tangki air sebagai sumber air.

Sebanyak 10 lokasi yang akan dibangun hidran berbasis kampung pada tahun depan antara lain, Kampung Karangwaru Los, Pingit, Cokrokusuman, Iromejan, Terban, Gemblakan Bawah, Ledok Tukangan, Jlagran, Semaki Gede dan Basen.

(E013)


Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar