Pawai Budaya Yogyakarta tampilkan "Street Art" Wayang

id Pawai Budaya Yogyakarta tampilkan Street Art Wayang

Pawai Budaya Yogyakarta tampilkan "Street Art" Wayang

Ilustrasi pergelaran wayang kulit (Foto antaranews.com) (antaranews.com)

Yogyakarta, (Antara Jogja) - Pawai budaya Yogyakarta sebagai puncak peringatan hari ulang tahun Yogyakarta yang digelar Jumat (7/10) malam akan menampilkan "street art" dengan tema utama tokoh-tokoh pewayangan.

"Tema utamanya adalah `Wayang Jogja Night Carnival`. Setiap kecamatan akan menampilkan `street art` tokoh pewayangan. Mulai dari Anoman, Kresna, Gatotkaca dan tokoh pewayangan lain," kata Kepala Bidang Promosi Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta Yetti Martanti di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, kemasan yang diusung oleh setiap kecamatan dalam pawai budaya tersebut berbeda-beda tergantung kreativitas tiap wilayah, misalnya penampilan anoman menggunakan sepatu roda.

"Masih banyak penampilan lainnya, seperti tokoh wayang yang dibuat cukup besar seperti ogoh-ogoh," katanya yang menyebut setiap kreativitas dari kecamatan akan dilombakan.

Yetti mengatakan, pawai budaya untuk peringatan hari ulang tahun Kota Yogyakarta tahun ini memiliki konsep yang lebih matang dibanding kegiatan pawai budaya pada tahun sebelumnya.

"Kami akan upayakan pada penyelenggaraan tahun-tahun berikutnya, ada konsep yang kami usung. Setiap tahun, temanya berbeda-beda," katanya.

Kegiatan pawai budaya tersebut akan dimulai dari Jembatan Gondolayu di Jalan Sudirman menuju Tugu, berbelok ke Jalan Margo Utomo dan finish di lapangan PLN.

Selain tokoh pewayangan, di dalam pawai tersebut juga akan ditampilkan kendaraan hias dengan tema "Bhagavadgita" sebagai pembuka untuk mendukung keseluruhan tema pewayangan yang ditampilkan.

"Kendaraan hias penutup adalah gunungan dan Dewi Sri. Sedangkan total peserta ada sekitar 1.000 orang," kata Yetti.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Operasi dan Bimbingan Keselamatan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Sugeng Sanyoto mengatakan, selama kegiatan pawai akan dilakukan penutupan dan pengalihan arus di sejumlah ruas jalan.

Ruas jalan yang dilalui pawai akan ditutup mulai pukul 17.30 WIB hingga 22.00 WIB, sedangkan ruas jalan pendukung dilakukan pengalihan arus.

"Akses jalan ke Tugu, seperti dari Jalan Jenderal Sudirman, Jalan AM Sangaji dan Jalan Diponegoro akan ditutup. Lokasi parkir bisa menyesuaikan, seperti di utara Pasar Kranggan," katanya.

(E013)

Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar