Peternak DIY diminta waspadai penyebaran flu burung

id unggas, flu burung

Ilustrasi (Foto antaranews.com)

Yogyakarta, 2/11 (Antara) - Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau peternak unggas mewaspadai penyebaran penyakit flu burung yang disebabkan virus H5N1 selama musim hujan.

"Tanpa ada kewaspadaan khusus oleh para peternak, unggas seperti itik maupun ayam buras sangat mudah terserang penyakit termasuk flu burung selama musim hujan ini," kata Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian (Distan) DIY Sutarno di Yogyakarta, Rabu.

Sutarno mengatakan pada 10 Oktober 2016, Distan DIY melalui petugas Unit Respon Cepat (URC) telah mendapatkan laporan kasus kematian 300 unggas yang posotif terjangkit flu burung di Dusun Kedung Guwosari Pajangan, Kabupaten Bantul.

"200 dari 2.000 populasi unggas itik milik peternak di Pajangan positif AI (flu burung), dan sudah kami lakukan penanganan melalui tim URC," kata dia.

Meski jumlah laporan tidak banyak, menurut Sutarno, virus H5N1 sebagai pemicu penyakit flu burung masih memiliki kemungkinan menyebar ke peternakan unggas lainnya.

"Karena kondisi cuaca dan keadaan lingkungan kandang yang becek, virus itu mudah berkembang biak," kata dia.

Menurut Sutarno, Distan DIY melalui 60 petugas Unit Respon Cepat (URC) yang tersebar di seluruh kabupaten juga mengintensifkan pemantauan kemungkinan adanya penyakit unggas lainnya, seperti newcastle disease atau tetelo.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Bidang Peternakan, Dinas Pertanian DIY, Anung Endah Swasti mengatakan pencegahan merebaknya virus flu burung dapat dilakukan dengan menerapkan "biosecurity".

"Biosecurity", menurut dia, terdiri atas tiga tahap, yakni pemilihan lokasi kandang dengan baik, pembuatan pagar kandang, serta manajemen kandang, termasuk pemberian disinfektan.

"Kami sudah menyosialisasikan mekanisme "biosecurity" kepada kelompok peternak," kata dia.

Selain itu, ia juga menekankan kepada peternak agar menyediakan tempat khusus untuk menampung kotoran ternak.

Pada 2016, Distan DIY menyiapkan 700.000 dosis vaksin flu burung dan 800 liter disinfektan. 700.000 dosis vaksin itu terdiri atas 500.000 dosis vaksin H5N1 clade 2.1.3 dan 200.000 dosis vaksin H5N1 clade 2.3.2. ***3***
Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar