Selasa, 17 Oktober 2017

Lanud Iswahyudi Magetan tambah satu penerbang F16

id Penerbang F16 Iswahyudi
Lanud Iswahyudi Magetan tambah satu penerbang F16
Lettu Pnb Fulgentius Dio Prakoso dinyatakan lulus dan resmi menjadi penerbang pesawat tempur F-16 Fighting Falcon, di hanggar Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur, Rabu (22/2). Dion resmi menjadi penerbang pesawat tempur F-16 setelah menjalani pendidikan transisi dari penerbang pes
Magetan (Antara) - Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi Magetan, Jawa Timur, mendapat tambahan satu penerbang pesawat tempur F-16 untuk memperkuat pertahanan udara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penerbang baru F-16 tersebut adalah Lettu Pnb Fulgentius Dio Prakoso yang telah lulus dari menjalani pendidikan transisi (konversi) dari penerbang pesawat latih Charlie dan tempur T-50 Golden Eagle selama satu tahun.

"Yang bersangkutan telah lulus Konversi ke-8 di Lanud Iswahjudi Magetan selama setahun. Diharapkan dengan bergabungan Lettu Pnb Dio Prakoso semakin memperkuat pertahanan udara di tubuh TNI AU Lanud Iswahjudi Magetan," ujar Komandan Lanud Iswahjudi Magetan Marsekal Pertama TNI Andyawan MP kepada wartawan di Magetan,Jawa Timur, Kamis.

Sesuai data yang ada, Lettu Pnb Fulgentius Dio Prakoso sebelumnya telah memiliki 127 jam terbang menjadi pilot di pesawat latih Charlie.

Selain itu, ia juga telah memiliki 240 jam terbang menjadi pilot pesawat tempur T-50 Golden Eagle dan 130 jam terbang dengan pesawat tempur F-16.

Dengan bertambahnya satu penerbang tersebut, kini Skadron Udara 3 TNI AU Lanud Iswahjudi Magetan telah memiliki 14 penerbang pesawat tempur F-16.

Sebelumnya, Skadro Udara 3 di lanud setempat hanya memiliki 13 penerbang. Dan selama setahun TNI AU hanya berhasil mencetak seorang penerbang F-16 tersebut.

Selain ada penambahan penerbang baru untuk pesawat tempur F-16, rencananya pertengahan Maret mendatang, TNI AU Lanud Iswahjudi Magetan juga akan mendapat kekuatan baru dengan kedatangan lima unit pesawat tempur F-16 dari Amerika Serikat.

Lima unit pesawat tempur F-16 yang akan datang tersebut merupakan bagian dari program "Peace Bima Sena II" dalam kontrak FMS LOA ID-D-SAL yang dilakukan Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat dengan total pesawat tempur F-16 yang diberikan mencapai 30 unit.

Dengan kedatangan lima unit pesawat tempur F-16 tersebut nantinya akan semakin menambah kekuatan militer Indonesia, khususnya alutsista TNI AU dalam melindungi dan mempertahankan NKRI.
***2***(KR-LUS)

Editor: Agus Priyanto

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga