Logo Header Antaranews Jogja

Bantul gandeng Bulog serap gabah petani

Jumat, 10 Maret 2017 18:30 WIB
Image Print
Ilustrasi gabah (Foto Antara/Mamiek)

Bantul, (Antara) - Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggandeng Badan Urusan Logistik untuk menyerap gabah petani yang pada musim panen ini harganya merosot.

"Sudah kami tentukan dengan Bulog dan pada waktu pertemuan tadi, Bulog sudah sanggup membeli gabah petani meskipun di luar kualitas standar," kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul Pulung Haryadi di Bantul, Jumat.

Menurut dia, kepastian kesanggupan pembelian gabah petani Bantul oleh Bulog Divisi Regional (Divre) IV Yogyakarta itu setelah ada pertemuan antara instansinya dengan pejabat lembaga urusan pangan tersebut pada Jumat (10/3).

Dalam pertemuan yang juga dihadiri perwakilan pengurus gabungan kelompok tani (gapoktan) se-Bantul itu disepakati bahwa Bulog akan membeli gabah petani dengan harga Rp3.700 per kilogram meskipun kadar air mencapai 26 sampai 30 persen.

"Standarnya kadar air 14 persen, namun Bulog mau membeli gabah dengan harga Rp3.700 per kg yang kadar airnya 26 sampai 30 persen, kalau di pasaran kan harganya Rp3.100 sampai Rp3.200 per kilogram," katanya.

Pulung mengatakan dalam tahap awal tersebut setidaknya Bulog akan membeli gabah petani Bantul kurang lebih 106 ton, dan tidak menutup kemungkinan jumlah gabah yang diserap terus bertambah.

"Kami berharap gapoktan bisa berperan aktif bersama kami dalam mengatasi hasil panen ini, apalagi gapoktan punya Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM), punya lumbung dan organisasi gabungan dari kelompok tani," katanya.

Ia juga berharap melalui kerja sama dengan Bulog untuk menyerap gabah petani pada musim panen Maret ini, para petani tidak mengalami kerugian dari hasil jual panenannya, dan tetap dapat melanjutkan kegiatan pertanian musim tanam selanjutnya.

"Para petani kan maunya dibayar tunai, sementara Bulog belinya dalam jumlah besar sehingga harus dikumpulkan anggota kelompok tani, prinsip dari Bulog siap membeli gabah petani," katanya.***3***

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026