Daop VI tunggu kepastian KRL dari kementerian

id kereta rel listrik

Daop VI tunggu kepastian KRL dari kementerian

KRL, ilustrasi (AntaraTV)

Kulon Progo, 21/3 (Antara) - Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia Daerah Operasional VI Yogyakarta menunggu kepastian pembangunan dan pengembangan jalur kereta rel listrik dari Kementerian Perhubungan.

EVP Daop VI Yogyakarta Hendi Helmy di Kulon Progo, Selasa, mengatakan infrastruktur kereta api listrik belum akan dibangun oleh Kementerian Perhubungan.

"Kami akan mengadakan kereta rel listrik. Rel listrik sudah siap. Sewaktu-waktu butuh, kami siap datang. Persoalnnya, infrastruktur belum dibangun. Awalnya, infrastruktur akan dibangun 2016 mundur lagi pada 2017. Kalau infrastruktur siap, kami datangkan keretanya," kata Hendi saat meninjau jalur kereta wilayah Daop VI di Stasiun Wates.

Ia mengatakan, jalur kereta rel listrik akan dibangun di seluruh wilayah Daop VI mulai dari Stasiun Solo sampai Kutoarjo.

Hendi mengatakan dirinya sudah diminta tolong pengguna jasa kereta bahwa segera dilakukan perbaikan jalur kereta. Saat ini, sarana yang dimiliki Daop VI kurang baik. Biasanya, perbaikan atau perawatan dilakukan setiap enam bulan sekali, tapi sekarang dilakukan setiap satu atau dua bulan sekali. Sehingga harus dilakukan peremajaan.

"Kami masih menunggu putusan pemerintah. Pemerintah bangun infrastruktur, kami angkat kereta apinya," kata Hendi.

Menurut dia, percepatan pengoperasian kereta api listrik sangat mendesak untuk menunjang moda transportasi darat dan mempercepat jarak tempuh. Selain itu, kereta api listrik lebih efisien dan perawatan mudah.

"Menurut kami, keberadaan kereta api listrik Daop VI Yogyakarta sangat dibutuhkan," kata Hendi. ***1***
Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar