Lazismu tingkatkan kapasitas keluarga kurang mampu

id lazismu

Lazismu tingkatkan kapasitas keluarga kurang mampu

Gedung PP Muhammadiyah Yogyakarta (Foto Antara)

Yogyakarta (Antara) - Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) meningkatkan kapasitas keluarga kurang mampu dalam bidang pendidikan dan ekonomi melalui program unggulan "1.000 UMKM, 1.000 Orang Tua Asuh, dan 1.000 Sarjana".

"Melalui program itu penerima manfaat dapat mengakses informasi sehingga kecakapan hidup, karakter, dan jiwa mandiri tumbuh dalam diri mereka," kata Ketua Badan Pengurus Lazismu Hilman Latief di Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Yogyakarta, Sabtu.

Pada peluncuran program "1.000 UMKM, 1.000 Orang Tua Asuh, dan 1.000 Sarjana" dan peresmian kantor layanan Lazismu, Hilman mengatakan program itu dilaksanakan bekerja sama dengan mitra-mitra strategis Lazismu.

"Kegiatan itu juga akan menjadi wadah pembinaan dan pendampingan Lazismu dan mitra strategisnya dalam pemberdayaan dan peningkatan produktivitas masyarakat," kata Hilman yang juga Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Menurut dia, program 1.000 sarjana akan membantu penerima beasiswa baik secara penuh maupun parsial. Bentuk beasiswa itu antara lain biaya hidup selama kuliah atau biaya percepatan penyelesaian tugas akhir kuliah dalam waktu tertentu.

Program 1.000 orang tua asuh merupakan salah satu bentuk keterlibatan Lazismu dalam mendorong pelajar yang berasal dari keluarga tidak mampu untuk dapat mengakses pendidikan di sekolah dasar hingga SMA melalui skema beasiswa.

Program 1.000 UMKM terdiri atas dua skema yakni pemberian modal usaha secara penuh dan pemberian modal usaha untuk penguatan usaha yang sudah berjalan, yang melibatkan mitra-mitra Lazismu.

"Hal itu merupakan kehormatan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada Lazismu oleh muzaki dan pihak-pihak yang turut mendukung secara teknis maupun manajerial. Oleh karena itu, Lazismu mendukung siapa pun yang siap bekerja sama sesuai misi dan visi yang sama," katanya.

(U.B015)






















Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar