Bulog DIY targetkan seluruh desa miliki RPK

id rumah makan kita

Ilustrasi (Foto antaranews.com) (antaranews.com)

Yogyakarta (Antara Jogja) - Badan Urusan Logistik Divisi Regional Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan seluruh desa di wilayah setempat memiliki satu Rumah Pangan Kita atau RPK untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok.

"Program layanan RPK ini juga diharapkan dapat memotong mata rantai distribusi yang alurnya selama ini cenderung rumit dan berimbas harga di tingkat konsumen menjadi tinggi," kata Kepala Bulog Divre DIY Miftahul Adha, Rabu.

Menurut dia, mata rantai distribusi yang cukup panjang mulai dari petani hingga ke konsumen membuat harga kebutuhan pokok menjadi lebih tinggi.

"Dulu alurnya barang dari petani dijual kepada pengepul diteruskan ke pedagang perantara diteruskan dan pedagang besar, baru masuk ke pasar. Rantai distribusi yang panjang itu berpengaruh terhadap tingginya harga," katanya.

Ia mengatakan, sejak diluncurkan pada Juni 2016, saat ini sudah terbentuk 570 unit RPK. Tahun ini ditargetkan pembentukan 600 RPK lagi.

"Jika sudah tercapai akan dilanjutkan hingga realisasi mencapai 1.000 unit. Diharapkan nantinya seluruh desa di DIY memiliki RPK. Sejauh ini, responnya cukup positif bahkan 20 sampai 30 persen omzet beras Bulog bisa disalurkan lewat RP," katanya.

Miftahul mengatakan, selain RPK, pihaknya juga akan mengupayakan agar hasil panenan dari petani ditampung di lumbung pangan desa kemudian langsung masuk ke gudang Bulog.

"Komoditi yang menjadi sasaran tidak hanya beras tapi juga kebutuhan pangan lain seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai," katanya.

Ia mengatakan, dengan strategi mendekatkan produsen ke konsumen ini diharapkan mampu menekan harga antara 10 hingga 20 persen. Pola kemitraan ini dibangun dari hulu dari sampai hilir.

"Di level hulu, kemitraan lebih ditekankan pada sisi produksi termasuk sarananya seperti pengadaan pupuk, dan benih. Langkah ini diterapkan dengan menggandeng mitra BUMDes. Sementara di tingkat hilir, kemitraan dilakukan melalui kerja sama dengan sahabat RPK," katanya.

(U.V001)
Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar