Bantul kembangkan pertanian bawang teknologi irigasi kabut

id bawang

ilustrasi. (Foto ANTARA/Deni Priyatin/ags/15)

Bantul (Antara Jogja) - Kelompok Tani Pasir Makmur Desa Srigading, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengembangkan budi daya pertanian tanaman bawang merah di lahan pasir pantai dengan penerapan teknologi irigasi kabut.

"Jadi dalam pertanian bawang merah dengan sistem irigasi kabut ini intinya hemat air, sehingga sangat tepat diterapkan di daerah pesisir," kata Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Bantul Pulung Haryadi di Bantul, Selasa.

Menurut dia, pengembangan tanaman bawang merah dengan sistem irigasi kabut pertanian lahan pasir itu difasilitasi Bank Indonesia (BI) DIY pada demplot (demo percontohan) seluas satu hektare di Desa Srigading yang pada Selasa (8/8) ini diresmikan teknologinya.

Ia mengatakan sistem irigasi kabut untuk pertanian lahan pasir itu memanfaatkan air tanah yang diangkat dengan pompa air untuk kemudian air dialirkan pada sebuah pipa khusus yang dipasang di sekeliling tanaman dan dapat keluar airnya.

"Karena di daerah pesisir itu daerah porus, sehingga kalau air masuk ke tanah langsung habis ke bawah. Sehingga perlu digunakan sistem pertanian yang hemat air. Dan inovasi teknologi pertanian irigasi kabut ini diintroduksi BI DIY," katanya.

Ia mengatakan inovasi teknologi irigasi kabut pertanian lahan pasir sangat bermanfaat bagi petani lahan pasir dalam mengembangkan budi daya tanaman bawang merah, karena selain hemat air juga hemat tenaga penyiraman.

"Sarana teknologi irigasi kabut itu ada sensornya, jadi dengan kelembaban tertentu bisa keluar airnya. Jadi itinya kebijakan ini sangat bermanfaat untuk sistem budidaya bawang merah di pasir pantai," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI DIY Budi Hanoto mengatakan lembaganya punya keinginan menjadikan lahan pasir tandus, panas dan merginal menjadi lahan pertanian subur dan menjanjikan bagi petani lahan pasir Pantai Samas Srigading.

"Untuk mewujudkan mimpi itu BI DIY hadir sejak 2015 menggandeng Kelompok Tani Pasir Makmur dengan mengembangkan klaster bawang merah ramah lingkungan di lahan pasir, diantaranya dengan inovasi teknologi irigasi kabut," katanya.

KR-HRI
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar