Tanaman cabai di Kulon Progo diserang kuning

id cabai

Ilustrasi (Foto ANTARA/Sidik)

Kulon Progo (Antara Jogja) - Belasan hektare tanaman cabai di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, diserang hama kuning sejak beberapa minggu terakhir sehingga menyebabkan terganggunya pertumbuhan tanaman.

Salah satu petani cabai, Sukarman, di Kulon Progo, Selasa, mengatakan tanaman cabai yang ditaman di lahan persawahan diserang hama kuning.

"Serangan hama ini dikarenakan petani tidak serentak melakukan penanaman cabai dan penyemprotan hama. Hal ini menyababkan hama kuning terus berkembang dan menyerang tanaman cabai," katanya.

Ia mengatakan petani cabai di lahan sawah harus menerapkan pola tanam dan penyemprotan secara serentak. Hal itu untuk memutus mata rantai hama.

"Kalau penyemprotan tidak dilakukan serempak, mata rantai hama tidak bisa putus," katanya.

Salah seorang petani cabai di Bendungan Lor, Wates, Sutrisna, mengatakan hama kuning mulai menyerang tanaman pada usia 15 hari tanam dan dapat menyebabkan tanaman cabai merah menjadi layu serta tidak berkembang dengan baik.

Dampak lainnya, produksi cabai menjadi terganggu, sehingga berakibat pada turunnya produksi dan petani mengalami banyak kerugian.

"Pengaruh buah tidak berkembang 50 persen lebih tidak berbuah, jauh dari harapan. Harga sekarang standar 12 ribu lah sekarang," kata Sutrisna.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Bambang Tri Budi mengatakan hama kuning memiliki perkembangan yang cukup cepat, sehingga petani harus memberi perlakuan saat penyemaian bibit, melakukan pencegahan dan pengawalan tanaman secara cermat.

"Satu yang kita harapkan adalah pupuk organiknya harus cukup, Kemudian yang kedua segera ada tindakan satu contoh misalkan satu petak sudah ada satu gejala kuning kita berharap dihilangkan apa dicabut dibakar apa dibenam, karena perkembangan virus kuning ini cukup cepat," katanya.


KR-STR
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar