DIY miliki potensi geowisata pendidikan luar biasa

id upn veteran

Gedung Kampus UPN Veteran Yogyakarta (Foto Antara)

Yogyakarta (Antara Jogja) - Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi geowisata pendidikan yang luar biasa, kata Kepala Pusat Kajian Geoteknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta KRT Nur Suharcasyo.

"Namun, hingga saat ini potensi yang luar biasa itu belum tergarap secara maksimal," kata Nur di sela seminar nasional bertema "Potensi Geowisata Pendidikan Energi di Indonesia" di Museum Geoteknologi Mineral UPN Veteran Yogyakarta, Jumat (6/10).

Menurut dia, potensi geowisata pendidikan di Indonesia pada umumnya dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada khususnya tidak kalah dengan negara-negara lain seperti Malaysia, Australia, dan Jepang.

"Potensi alam yang bisa dikembangkan sebagai geowisata pendidikan di Malaysia, Australia, dan Jepang ternyata tidak lebih baik dibandingkan Indonesia. Hal itu saya ketahui ketika melakukan kunjungan ke negara-negara tersebut," katanya.

Ia mengemukakan, ada daerah tertentu di DIY yang memiliki pemandangan bagus untuk morfologi, bahkan ada pertemuan tiga sungai hingga sampai ke laut yang bisa dijadikan geowisata pendidikan.

Selain itu sepanjang kawasan pantai selatan DIY juga potensial untuk pengembangan energi baru terbarukan. Energi baru terbarukan yang bisa dikembangkan di kawasan itu meliputi angin, matahari, gelombang, dan biogas.

"Jika bisa dikembangkan bersama-sama dengan melibatkan berbagai pihak, potensi itu bisa meningkatkan ketahanan energi dan pangan di DIY. Sayangnya, potensi yang luar biasa itu belum tergarap dengan baik," kata Nur.

Rektor UPN Veteran Yogyakarta Sari Bahagiarti mengatakan perguruan tinggi perlu didorong untuk ikut mendukung pengembangan geowisata pendidikan. Melalui peran serta kampus diharapkan masyarakat semakin teredukasi.

"UPN Veteran Yogyakarta berupaya ikut berperan serta dalam pengembangan geowisata pendidikan. Seminar tersebut merupakan salah satu upaya kampus kami berperan serta dalam pengembangan geowisata pendidikan," kata Sari.

(B015) 





















































































































































Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar