Indonesia-Tiongkok berebut tempat final ganda campuran

id bulutangkis

Ilustrasi (ist)

Yogyakarta (Antara) - Indonesia dan Tiongkok akan saling berebut tempat di babak final ganda campuran BWF World Junior Championships, setelah pasangan dari tiap negara akan berhadapan di semifinal.

Indonesia akan diwakili oleh Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. Sedangkan Tiongkok diwakili Liu Shiwen/Li Wenmei dan Fan Qiuyue/Liu Xuanxuan.

Pada pertandingan perempatfinal yang digelar di GOR Amongrogo Yogyakarta, Jumat, kedua pasangan tuan rumah dipaksa bermain tiga gim sebelum merebut tiket ke semifinal. Bahkan, kedua pasangan tersebut terlebih dulu tertinggal di gim pertama sebelum merebut dua gim terakhir.

Rehan/Fadia menang 16-21, 21-14, 21-15 atas pasangan Malaysia yang diunggulkan di tempat ke sembilan Ng Eng Cheong/Toh Ee Wei, sedangkan Rinov/Pitha menang 13-21, 21-17, 21-16 atas pasangan Thailand Natthapat Trinkajee/Kwanchanok Sudjaipraparat.

Rehan/Fadia akan berhadapan dengan Fan/Liu yang juga harus berduel tiga gim atas pasangan Denmark Daniel Lundgaard/Amelie Magelund 17-21, 21-8, 21-17. Sedangkan Rinov/Pitha akan bertemu pasangan Liu/Li yang sukses mengandaskan harapan tuan rumah Yeremia Erich Yoche Yacob/Angelica Wiratama 19-21, 21-13, 21-15.

"Sedikit kecewa karena seharusnya bisa mengamankan satu tempat di final. Tetapi, Yeremia/Angelica harus kalah. Mereka banyak melakukan kesalahan nonteknis, membuang bola. Padahal, permainan lawan sebenarnya tidak terlalu istimewa," kata Pelatih Ganda Campuran Indonesia Nova Widianto.

Nova berharap, para pemain yang akan tampil di babak semifinal bisa bermain tanpa harus memikirkan beban agar permainan mereka bisa berkembang. "Harapannya bisa `all Indonesian final`," ujarya.

Sedangkan Rehan/Fadia mengatakan, sempat merasa terbebani karena bermain sebagai tuan rumah. Namun, tampil sebagai juara Asian Junior Championships menjadi modal untuk bisa bermain baik di babak berikutnya.

"Besok harus siap bermain habis-habisan karena lawan memiliki pertahanan dan baik dan rapat. Tidak boleh kalah start seperti yang terjadi hari ini," ucap Rehan.

Sementara itu, di sektor tunggal putri, Indonesia memastikan tempat di babak semifinal setalah Gregoria Mariska Tunjung menang dua gim langsung atas rekan senegaranya Aurum Oktavia Winata 21-10, 21-13.

"Kami sudah sama-sama tahu permainan masing-masing. Mungkin juga karena Aurum belum pernah bermain di lapangan tersebut, sehingga belum mampu mengontrol bola dengan baik," katanya.

Di sektor ganda putri, Indonesia juga menempatkan satu wakil di babak semifinal yaitu Jauza Fadhila Sugiarto/Ribka Sugiarto yang menang 21-15, 21-19 atas pasangan Taiwan Li Zi Qing/Teng Chun Hsun.

"Pada pertandingan hari ini, kami berupaya menekan dari awal. Sebelumnya, kami sudah pernah bertemu di kejuaraan Asia dan kalah. Dari kekalahan itu, kami mencoba mengevaluasi dan menerapkannya sebagai pola permainan hari ini," tuturnya.

Sedangkan pada babak semifinal, Jauza/Ribka mengatakan akan bermain tanpa beban dan berusaha menerapkan permainan menekan sejak awal pertandingan.

(E013)
Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar