UPN Veteran Yogyakarta-Bekraf fasilitasi HKI UMKM

id UPN

Pelaksanaan Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif. (Foto Antara/Bambang)

Yogyakarta (Antara) - Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY) bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melakukan sosialisasi dan fasilitasi hak kekayaan intelektual untuk usaha mikro, kecil, dan menengah.

"Kami melakukan sosialisasi dan fasilitasi hak kekayaan intelektual (HKI) untuk merek dagang, desain industri, dan hak cipta," kata Ketua Sentra HKI UPNVY Ari Wijayani di Yogyakarta, Rabu.

Di sela "Sosialisasi dan Fasilitasi HKI bagi Pelaku Ekonomi Kreatif", Ari mengatakan para pelaku ekonomi kreatif bisa melakukan pendaftaran atau pengajuan HKI melalui UPNVY. Pendaftaran HKI itu gratis karena masuk dalam program Bekraf.

"UPNVY ditunjuk Bekraf untuk melakukan sosialisasi dan fasilitasi HKI di tujuh kota di Indonesia, di antaranya Yogyakarta, Sorong, Ambon, Mamuju, Semarang, dan Serang," katanya.

Untuk wilayah Yogyakarta, menurut Ari, hingga kini sudah ada 250 pelaku ekonomi kreatif yang mengajukan HKI ke UPNVY. Sebagian besar merupakan pelaku ekonomi kreatif bidang usaha batik dan kuliner.

Ia mengatakan, UPNVY menargetkan mampu memfasilitasi sebanyak 800 pengajuan HKI. UPNVY tidak sekadar menampung pendaftaran HKI tetapi juga mendaftarkannya ke Jakarta dan akan mengawal prosesnya sampai selesai, serta memastikan HKI yang didaftarkan tidak ganda.

"Kami berharap melalui sosialisasi dan fasilitasi HKI itu para pelaku ekonomi kreatif lebih sadar tentang hak dan perlindungan usaha mereka dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan usaha mereka," kata Ari.

Direktur Fasilitasi HKI Bekraf Robinson Sinaga mengatakan selain bekerja sama dengan UPNVY, Bekraf juga "menggandeng" Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk menyukseskan program sosialisasi dan fasilitasi HKI bagi pelaku ekonomi kreatif.

"Kami memilih bekerja sama dengan dua universitas itu karena sudah mempunyai sentra HKI. Melalui kerja sama itu kami berharap sosialisasi dan fasilitas HKI akan berjalan lebih mudah dan lebih cepat," kata Robinson.

(B015)
Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar