Seleksi anggota Panwascam Bantul diikuti 141 orang

id panwascam, pemilu

Ilustrasi (Foto antaranews.com)

Bantul, 1/11 (Antara) - Proses seleksi anggota panitia pengawas tingkat kecamatan yang diadakan Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, diikuti 141 pendaftar.

"Pendaftaran calon panitia pengawas kecamatan sudah ditutup dan ada 141 orang yang mendaftar dengan sebaran jumlah yang tidak merata di tiap kecamatan," kata Komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bantul Harlina di Bantul, Rabu.

Menurut dia, dari 17 kecamatan di Kabupaten Bantul, pendaftar terbanyak berada di Kecamatan Sewon, pendaftar paling sedikit di Kecamatan Pundong, sedangkan kecamatan lain seperti Bambanglipuro, Pajangan, Kretek, Kasihan dan Pleret memiliki jumlah pendaftar yang hampir sama.

Ia mengatakan, tiap kecamatan akan diisi tiga pengawas sehingga dibutuhkan 51 orang untuk seluruh kecamatan di Kabupaten Bantul. Namun, untuk proses seleksi diharapkan ada minimal sembilan pendaftar di tiap kecamatan.

"Sehingga nanti kita bisa mendapatkan calon pengawas pemilu di kecamatan masing-masing itu adalah seorang pengawas sesuai dengan apa yang diatur dalam asas penyelanggara pemilu," katanya.

Menurut dia, proses seleksi calon anggota panwascam dilaksanakan melalui tes tertulis pada 4 November yang kemudian dilanjutkan dengan tes wawancara beberapa hari kemudian setelah didapati calon yang lolos seleksi tertulis.

"Waktu tes tertulis ke wawancara itu hanya selang beberapa hari, karena sampai dengan tanggal 16 November, pengawas terpilih sudah dilantik untuk bisa melakukan tugas kewenangan di kecamatan masing-masing," katanya.

Ia mengatakan, materi yang dijadikan dasar pada proses seleksi tertulis dan wawancara terkait dengan Undang-Undang Pemilu dan pengetahuan umum, kemudian juga undang-undang yang terkait dengan kepemiluan di Indonesia.

"Ada juga materi UU tentang informasi publik atau keterbukaan transparasni data, dan yang terpenting nanti kita akan memilih figur yang menguasai pengetahuan kepemiluan, berintegritas dan independen juga dari sisi profesionalitas. Itu yang kami pertimbangkan betul," katanya. ***2***
Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar