Menperin optimistis investor tanamkan modal di Indonesia

Pewarta : id Menperin optimistis investor tanamkan modal di Indonesia

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengaku optimistis banyak investor akan menanamkan modalnya di Indonesia seiring semakin kondusifnya iklim investasi dan infastruktur yang mendukung (Foto ANTARA/Sutarmi/ags/17)

Kulon Progo - (Antara) - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengaku optimistis banyak investor akan menanamkan modalnya di Indonesia seiring semakin kondusifnya iklim investasi dan fasilitas infastruktur yang mendukung.

Menperin di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa, mengatakan pada Pertemuan Kepala Negara dan Kepala Pemerintan "The Asia-Pacific Economic Cooperation" (APEC) dan ASEAN memuji iklim investasi yang kondusif.

"Berdasarkan testimoni dari Jepang, sekitar 60 persen usaha di Indonesia menguntungkan. Hal ini menjadi daya tarik masuknya investasi ke Indonesia," katanya.

Ia mengatakan perkembangan industri padat karya di Indonesia juga tumbuh bagus, seperti perusahaan tekstil yang dipusatkan di Boyolali, Jepara dan Semarang (Jawa Tengah). Selain itu, perusahan sepatu dan pakaian olahraga, Indonesia menempati posisi nomor enam di dunia.

"Struktur usaha di Indonesia juga lebih bagus dibandingkan Vietnam," katanya.

Airlangga mengakui kenaikan upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten (UMK) mempengaruhi masuknya investasi di Indonesia. Kemudian, investor yang telah menanamkan modalnya, tentu telah melakukan efisiensi.

"Tentu berpengaruh, tentu efisiensi berjalan terus menerus," katanya.

Terkait pengembangan kawasan industri Sentolo di Kulon Progo, menurutnya akan berjalan cepat dan sinergis dengan adanya pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport.

"Infrastruktur dan trasportasi barang merupakan paling utama dalam pengembangan kawasan industri. Lokasi industri di sini sudah bagus, supaya hasil industri dapat dengan mudah didistribusikan ke seluruh Indonesia dengan biaya murah," katanya. ***3***

(U.KR-STR/B/B015/B015) 14-11-2017 17:30:42
Editor: Agus Priyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar