Tim masih berusaha evakuasi korban longsor Yogyakarta

id Longsor jlagran

Tim gabungan melakukan evakuasi korban longsor di Kampung Jlagran, Pringgokisuman, Kota Yogyakarta yang lokasinya di pinggir Sungai Winongo, Selasa. (Foto Antara/Luqman Hakim)

Yogyakarta, 28/11 (Antara) - Tim gabungan yang terdiri TNI-Polri, Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarya terus berusaha melakukan evakuasi terhadap satu dari tiga korban yang masih tertimbun longsor di RW 1 Jlagran, Pringgokusuman, Gedongtengen, Kota Yogyakarta.

"Masih ada satu yang masih berusaha kami evakuasi," kata Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY Wahyu Pristiwan di lokasi kejadian, Selasa malam.

Ia mengatakan, satu orang dari tujuh korban yang tertimbun tanah longsor di Kampung Jlagran, Pringgokisuman, Kota Yogyakarta yang lokasinya di pinggir Sungai Winongo itu belum berhasil dilakukan hingga malah hari.

"Karena longsoran dari atas yg menumpuk terdiri dari tanah dan bebatuan yang menyulitkan kami. Namun, kami perkirakan tidak jauh dari lokasi ditemukannya dua korban lainnya," kata dia.

Adapun untuk dua korban lainnya, kata dia, saat ini sudah dibawa ke RS Sardjito dalam keadaan meninggal dunia. Dua korban merupakan lansia dan satu balita.

Sebelumnya, peristiwa longsor di pinggir Sungai Winongo pada Selasa siang menimpa satu rumah warga di Kampung Jlagran RT 01 RW 001, Pringgokusuman, Yogyakarta. Rumah tersebut diketahui dihuni 6 orang keluarga. Tiga orang berhasil menyelamatkan diri.

Hingga berita ini diturunkan tim gabungan masih berusaha mengevakuasi satu korban yang belum ditemukan.

(T.L007)




























Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar