Ketersediaan tiket KA akhir tahun mulai menipis

id tiket

Tiket Kereta Api (Foto ANTARA/Noveradika)

Yogyakarta (Antara Jogja) - Ketersediaan tiket kereta api untuk libur Natal dan Tahun Baru 2018 keberangkatan dari Daerah Operasi VI Yogyakarta mulai menipis, bahkan hanya tersisa sekitar 10 persen untuk keberangkatan tanggal tertentu.

"Untuk tanggal-tanggal tertentu seperti keberangkatan 22 Desember dan 25 Desember, sudah terjual sekitar 90 persen baik untuk kereta reguler maupun kereta tambahan," kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto di Yogyakarta, Rabu.

Meskipun demikian, lanjut Eko, masyarakat yang ingin melakukan perjalanan dengan kereta api masih dapat mengakses tiket untuk keberangkatan pada tanggal lain yang masih memungkinkan.

PT KAI menetapkan masa Angkutan Natal dan Tahun Baru pada 22 Desember hingga 7 Januari 2018. Selama masa angkutan berlangsung, PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta menjalankan enam kereta tambahan dengan berbagai tujuan mulai dari Surabaya, Solo, dan Bandung serta Jakarta.

"Akan ada tambahan sekitar 3.000 tempat duduk per hari dari operasional kereta tambahan. Dengan demikian, total tempat duduk yang tersedia selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2018 di Daerah Operasi VI Yogyakarta mencapai sekitar 13.000 tempat duduk per hari," kata Eko.

Secara keseluruhan, lanjut Eko, akan ada kenaikan jumlah penumpang sebesar empat hingga enam persen selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2018 dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Puncak keberangkatan dari Daerah Operasi VI Yogyakarta diperkirakan terjadi pada 1 Januari 2018. Sebenarnya, tidak ada puncak arus penumpang karena saat ini penumpang diharuskan memiliki tiket. Tidak ada lagi tiket berdiri," katanya.

Selain mempersiapkan kereta jarak jauh, PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta juga menyiapkan armada Prambanan Ekspress untuk melayani penumpang lokal dari Yogyakarta ke Solo dan Kutoarjo.

Eko juga memperkirakan, akan kenaikan jumlah penumpang kereta komuter dari sekitar 8000 penumpag per hari menjadi 13.000 penumpang per hari. "Kami intensifkan perawatan kereta Prambanan Ekspres agar bisa memberikan pelayanan optimal 21 trip perjalanan per hari kepada penumpang lokal," katanya.

Kereta lokal lain yang diharapkan memiliki tingkat okupansi baik adalah Wijayakusuma yang melayani rute Solo, Yogyakarta dan Cilacap. "Jika biasanya okupansi baru 60 hingga 70 persen, maka pada libur akhir tahun ini diharapkan bisa mencapai 100 persen," kata Eko.

PT KAI juga akan menerapkan potongan harga hingga 40 persen untuk pembelian tiket kereta api melalui aplikasi KAI Access untuk keberangkatan 8 Januari 2018 hingga 31 Maret 2018. Tiket sudah bisa dipesan mulai 15 Desember.

(E013)

Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar