Gunung Kidul serius memperhatikan perkembangan pariwisata

id Gunung kidul

Gunung Kidul D.I.Yogyakarta (Foto Antara/Agus Priyanto)

Gunung Kidul, (Antaranews Jogja) - Ketua DPRD Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarya, Suharno mengharapkan pemeritah setempat serius memperhatikan perkembangan pariwisata karena beberapa waktu terkahir banyak keluhan wisatawan mengenai tarif parkir hingga kenyamanan di objek wisata.

"Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata setempat harus memperhatikan kenyamanan pengunjung, jangan sampai keluhan terus berulang dan berdampak pada kunjungan pariwisata. Bagi Gunung Kidul, pariwisata sebagai andalan utama penyetor pendapatan asli daerah," kata Ketua DPRD Suharno, Senin.

Ia berharap pemkab menggandeng masyarakat setempat untuk tetap menjaga kenyamanan. Ia mencontohkan, jangan sampai masyarakat melakukan sewa menyewa tanpa ada regulasi yang jelas, sehingga merugikan wisatawan.

"Kalau belum ada aturan mengenai sewa menyewa jangan sampai membuat aturan sendiri karena merugikan. Masyarakat diajak untuk ikut bekerja sama membangun pariwisata agar pengunjung tidak dirugikan, dan masyarakat bisa memperoleh penghasilan melalui pariwisata," katanya.

Suharno mengatakan Dinas Pariwisata harus mulai berbenah jika ingin wisatawan tetap mengunjungi Gunung Kidul dan visi dan misi bupati dan wakil bupati? sebagai daerah tujuan wisata yang terkemuka dan berbudaya menuju masyarakat yang berdaya saing, maju, mandiri, dan sejahtera 2021.

"Harus ada pembenahan semua, jangan sampai ada kejadian keluhan yang disampaikan oleh pengunjung," katanya.

Sekretaris Dispar Gunung Kidul Hary Sukmono mengakui sudah turun ke lapangan terkait adanya keluhan wisatawan pantai beberapa waktu lalu mengenai larangan menggelar tikar di pantai krakal oleh pedagang.

"Adanya keluhan wisatawan di Pantai Krakal sudah kami tindak lanjuti turun ke lapangan. Tidak boleh lagi ada seperti itu," katannya.

Ia mengatakan pengunjung bisa menikmati kawasan pantai dengan nyaman. Pemkab juga sudah membangun gazebo yang bisa dimanfaatkan wisatawan secara gratis.

"Kami terus berbenah, agar pengunjung semakin nyaman," katanya. ***1***


(KR-STR)


Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar