Ganjar resmikan kantor Bank Jateng di Yogyakarta

id bank jateng, cabang yogyakarta

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyalami karyawan Kantor Cabang Bank Jateng Yogyakarta seusai meresmikan Kantor Cabang Bank Jateng di Yogyakarta, Jumat. (Foto Antara/Luqman Hakim)

Yogyakarta, (Antaranews Jogja) - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan gedung Kantor Cabang Bank Jateng di Yogyakarta, Jumat.

Untuk menuju acara peresmian Kantor Cabang Bank Jateng milik Pemerintah Provinsi Jateng yang berlokasi di Jalan Profesor Herman Yohanes itu, Ganjar mengendarai sepeda dari Kantor Kepatihan atau Kantor Gubernur DIY.

"Kami buka cabang di Yogyakarta karena banyak orang Jawa Tengah yang ada di sini. Kita dengan Yogyakarta kan kedekatannya luar biasa," kata Ganjar seusai peresmian.

Menurut Ganjar, selain bertujuan mendekatkan Bank Jateng dengan warga asal Jawa Tengah yang berdomisili di Yogyakarta, diharapkan bank tersebut juga ikut membantu menggerakkan perekonomian yang ada di Yogyakarta.

Ganjar meyakini pembukaan Kantor Cabang Bank Jateng di Yogyakarta memberikan peluang pasar baru yang sekaligus berkontribusi mendongkrak pendapatan Pemprov Jawa Tengah. "Tentu ekspansi pasar ini sangat bermanfaat. 'Income' kita akan lebih baik lagi," kata dia.

Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno menyatakan siap bersinergi dengan bank-bank yang ada di Yogyakarta. Bank Jateng, kata dia, menyiapkan modal Rp360 miliar untuk membuka cabang di Yogyakarta.

Pertimbangan berekspansi ke Yogyakarta, menurut dia, karena Yogyakarta memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, baik yang berasal dari sektor pendidikan, pariwisata, maupun UMKM. Apalagi, sesuai hasil riset yang dilakukan, menurut dia, 60 persen dari total jumlah mahasiswa yang ada di Yogyakarta berasal dari Jawa Tengah.

Pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo, juga tidak luput menjadi pertimbangan ekspansi Bank Jateng di Yogyakarta.

"New Yogyakarta International Airport ini tentu saja membutuhkan pendanaan yang besar. Semua bank-bank mencoba menyerap pendanaan yang ada di Yogyakarta," kata dia.

Dengan potensi itu, Suprayitno yakin mampu memacu pertumbuhan penyaluran kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) Bank Jateng.

"Kita tidak akan membawa uang yang ada di Yogyakarta ke luar Yogyakarta karena banyak pelaku usaha dan investor di Jawa Tengah yang berinvestasi di Yogyakarta mulai pariwisata hingga perhotelan," kata dia.

Pemimpin Kantor Cabang Bank Jateng Yogyakarta, Mukti Ali Santoso menargetkan perolehan aset senilai Rp500 miliar dalam satu tahun ke depan, yang ditopang dari DPK sebesar Rp480 miliar dan kredit yang tersalur mencapai Rp400 miliar.

"Sebelum membuka kantor secara fisik kami sudah menyalurkan kredit Rp200 miliar," kata dia.***3***

(T.L007/B/K007/K007) 19-01-2018 19:17:13
Pewarta :
Editor: Eka Arifa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar