BPBD mengupayakan bantuan renovasi rumah korban banjir

id Bencana banjir

BPBD mengupayakan bantuan renovasi rumah korban banjir

Banjir Kulon Progo Sejumlah warga melakukan aktivitas ketika banjir menggenangi pemukiman di Desa Gotakan, Panjatan, Kulon Progo, Yogyakarta, Jumat (20/12). Banjir luapan air sungai tersebut terjadi karena hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (19/1

Rumah warga di Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, DIY, terendam air setinggi lutut orang dewasa. (Dok istimewa)Kulon Progo (Antaranews Jogja) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengupayakan bantuan renovasi dan relokasi 355 unit rumah warga yang rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor pada tahun 2017 dan 2018.

Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo Gusdi Hartono di Kulon Progo, Rabu, mengatakan badai siklon Cempaka pada 28 November 2017 menyebabkan 300 unit rumah harus direnovasi, 50 unit rumah harus direlokasi, dan hujan deras pada awal Februari 2018 menyebabkan lima rumah perlu direnovasi.

"Kami mengupayakan bantuan untuk renovasi dan relokasi 355 unit rumah ke BPBD DIY dan BNPB. Namun, sampai saat ini belum mendapat kepastian," kata Gusdi.

Ia mengatakan kondisi rumah warga yang rusak masih ditempati, meski kondisinya tidak layak, sedangkan 50 rumah warga yang rusak berat belum mendapat lokasi relokasi.

"Kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial, dan pemerintah desa untuk penanganannya," kata dia.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulon Progo Suhardiyana mengatakan hujan deras yang mengguyur Kulon Progo pada awal Februari 2018 menyebabkan enam rumah warga di kawasan Bukit Menoreh tertimbun material longsoran.

Rumah itu milik Surawan di Plono, Pagerharjo, milik Sumaryo di Menggermalang, Gerbosari, milik Roji di Nglambur, Sidoharjo.

Selanjutnya, milik Windarno di Keceme, Gerbosari, rumah Asrofi di Wonogiri, Sidoharjo, dan rumah Tubakir di Tanjung Banjaroya.

"Tim Reaksi Cepat, Tagana, dan relawan sudah membersihkan material longsoran. Kami sudah mengirim logistik bagi korban tanah longsor," katanya. 

(U.KR-STR)
Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar