Dispar tidak menargetkan peningkatan wisatawan libur Imlek

id Pantai Gunung Kidul

Pantai Watu Kodok, Gunung Kidul ((yogyakarta.panduanwisata.id))

Gunung Kidul (Antaranews Jogja) - Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tidak menargetkan peningkatan jumlah pengunjung selama libur Imlek pada Jumat (16/2) yang bersamaan dengan libur akhir pekan.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Hary Sukmono di Gunung Kidul, Kamis, mengatakan pihaknya tidak membuat target khusus libur Imlek, karena ini seperti libur akhir pekan biasanya.

Ia mengatakan pihaknya memperkirakan kunjungan selama tiga hari, yakni Jumat (16/2), Sabtu (17/2), dan Minggu (18/2) pengunjung total akan mencapai 50 ribu hingga 60 ribu pengunjung.

"Kami perkirakan memang ada peningkatan dibanding libur akhir pekan. Kemungkinan sekitar 50 ribu sampai 60 ribu wisatawan akan mengunjungi destinasi wisata di Kabupaten Gunung Kidul," katanya.

Hary mengatakan kawasan pantai masih mendominasi kunjungan, sementara untuk wisata lain seperti Sri Getuk, Gunung Api Purba Nglanggeran, dan Gua Pindul akan ada peningkatan kunjungan. Untuk mengantisipasi lonjakan, pihaknya akan menambah petugas dan berkoordinasi dengan instansi lain.

"Kami akan tambah petugas termasuk di TPR hingga petugas kebersihan, sehingga pengunjung tetap nyaman meski destinasi ramai. Kami juga berkoordinasi dengan instansi lain termasuk kepolisian dan dinas perhubungan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas," katanya.

Sementara Sekretaris SAR Satlinmas Korwil II Gunung Kidul Surisdiyanto mengatakan seperti pada liburan umumnya, pihaknya menyiapkan seluruh personil SAR untuk siaga.

"Seluruh personil siaga. Kami juga menghimbau kepada para wisatawan untuk mematuhi peraturan," katanya.

Ia mengungkapkan pemicu kasus kecelakaan laut lebih banyak disebabkan karena sikap nekat wisatawan.

"Regu penyelamat berulangkali mengingatkan melalui pengeras suara mengenai kondisi ombak, namun tidak dihiraukan," katanya.



(U.KR-STR)
Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar