Desa Bleberan akan kembangkan air kemasan

id desa, air kemasan

Air minum kemasan (ilustrasi)

Gunung Kidul (Antaranews Jogja) - Pemerintah Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengembangkan air kemasan bekerja sama dengan Saemaul Globalization Foundation yang dibawa oleh Pemerintah Korea Selatan.

Kepala Desa Bleberan Supraptono di Gunung Kidul, Rabu, mengatakan program Saemaul Undong yang dibawa oleh Pemerintah Korea Selatan melalui Saemaul Globalization Foundation (SGF) melakukan pendampingan terhadap desanya.

"Sudah dua tahun terakhir pendampingan dari Korea Selatan berada di desa kami. Kami berharap kerja sama semua pihak bisa meningkatkan perekonomian warga. Diharapkan inovasi yang dilakukan desa Bleberan bisa ditiru desa lainnya," kata Supraptono.

Dia mengatakan selama dua tahun terakhir bantuan yang diberikan yakni layanan air bersih melalui tenaga listrik. Air yang berasal dari sumber air Jambe yang semula dialirkan menggunakan tenaga diesel, kini dialihkan menggunakan listrik tenaga surya.

"Yang pertama itu bantuan penggantian alat pengangkatan air dari disel ke tenaga listrik tenaga surya di sumber air Jambe," katanya.

Supraptono mengatakan, selain itu pembangunan Gedung Serbaguna Saemaul Undong yang ada di Desa Bleberan. Nantinya akan dikelola Badan usaha Milik desa yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. "Nanti gedung ini bisa dimanfaatkan masyarakat," katanya.

Dia mengungkapkan dengan bantuan yang sama, pihaknya akan mengembangkan pembuatan air kemasan yang berasal dari sumber air Jambe di Desa Bleberan.

"Melalui potensi air yang cukup besar ini, pembuatan air kemasan akan dilakukan pada 2018," katanya.

Sementara itu, Bupati Gunung Kidul Badingah mengapresiasi kerja sama ini. Selama dua tahun terakhir sudah mampu meningkatkan potensi desa.

"MoU lima tahun, dan ini baru berjalan dua tahun sudah meningkat pesat. Sudah banyak manfaat yang kita dapatkan mulai dari masalah pertanian, pemberdayaan masyarakat, perempuan dan kesehatan sedikit demi sedikit dapat teratasi," katanya.

Ia berharap program program Saemaul Undong bisa dilakukan di semua desa. Harapannya desa yang masih tertinggal bisa terus meningkat kesejahteraan masyarakatnya.

"Program ini sangat baik sehingga bagus semoga bisa dikembangkan di daerah lain. Terutama inovasinya," katanya. 

(U.KR-STR)
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar