Mendikbud: transportasi menjadi kendala pembangunan pendidikan di daerah 3T

id mendikbud

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. (Foto Antara)

Jakarta (Antaranews Jogja) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy kesulitan akses transportasi dan area pegunungan menjadi kendala pembangunan sarana pendidikan di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

        "Seperti di Papua itu antar distrik satu dengan lain, antar kabupaten itu semuanya tidak bisa dijangkau lewat darat. Seperti di Pegunungan Bintang itu ada 34 distrik dan yang bisa dilalui dengan darat hanya 5, sementara sisanya naik pesawat," katanya,  di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Kamis.

        Menurut dia, untuk membangun sarana-prasarana pendidikan seperti gedung sekolah, bahan bangunan harus diangkut melalui udara dan menambah beban biaya.

        Kondisi tersebut menjadi kendala bagi pemerintah untuk membangun sarana pendidikan, jelas Muhadjir.

        Selain itu tenaga pengajar di daerah 3T juga memerlukan penambahan personel. "Kalau tenaga pengajar bisa kita atasi dengan pengangkatan guru garis depan yang tahun lalu hampir 7 ribu, dan tahun ini kita harapkan bisa sepluh ribu mudah-mudahan bisa disetujui," tambah Muhadjir.

        Ia mengatakan ementerian juga membangun program sekolah berasrama sebagai salah satu solusi pendidikan bagi daerah seperti Papua yang jarak antar desa berjauhan satu dengan lainnya.

        "Jumlah penduduknya tidak banyak dan menyebar di pedusunan yang satu sama lain saling berjauhan. Sehingga kalau anak-anak tidak ditampung dalam sekolah asrama sangat kasihan mereka berjalan kaki dalam menempuh jarak yang jauh," jelas Mendikbud.

        Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas tentang Peningkatan Sumber Daya Manusia Indonesia.

        Dalam rapat tersebut Jokowi meminta agar sistem dan akses pendidikan bagi masyarakat dapat ditingkatkan untuk menunjang perbaikan kualitas sumber daya manusia dan daya saing bangsa.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar