Nikah bareng bermahar merah putih akan kembali digelar di Malioboro

id nikah bareng

Pasangan calon peserta nikah bareng memeragakan busana pengantin dengan berjalan menuju Halte Bus Trans Jogja di Jalan Malioboro, Selasa. (Foto Antara/Luqman Hakim)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Forum Ta`aruf Indonesia (Fortais) kembali menggelar acara nikah bareng di Jalan Malioboro dengan mahar bendera merah putih serta pembacaan teks Pancasila untuk prosesi ijab kabul.

Nikah Bareng Indonesiana dengan tema "Satukan Hati dan Jiwa Untuk Kebhinekaan Indonesia" yang akan digelar pada 14 Mei 2018 itu diluncurkan dalam acara peragaan busana pengantin yang berlangsung di Halte bus Trans Jogja di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Selasa.

"Mahar bendera merah putih sebagai simbol agar selalu tertanam jiwa nasionalisme di hati pasangan," kata Ketua Fortais, RM Ryan Nuryanto di sela acara peluncuran itu.

Adapaun ijab kabul dengan pembacaan teks Pancasila, lanjut Ryan, memiliki harapan agar kelak para pengantin dapat mendidik anak-anak mereka dengan nilai Pancasila.

"Pancasila memang menjadi falsafah hidup kita. Dengan pedoman Pancasila mereka bisa mendidik bagaimana menghormati dan menerapkan toleransi," kata dia.

Menurut dia, hingga saat ini ada tujuh pasangan yang akan mengikuti acara nikah bareng pada Mei 2018 di Malioboro. Selain mendapatkan fasilitas biaya nikah serta mahar, para pasangan juga mendapat fasilitas cincin kawin, tata rias serta busana, bulan madu, hingga bingkisan nikah.

"Jika tahun lalu di atas mobil Damkar, rencananya kalau memungkinkan kami akan menikahkan mereka di atas panser milik TNI," kata Ryan.

Sebelum acara nikah bareng, Fortais juga memiliki program "golek garwo" atau cari jodoh yang akan berlangsung mulai 15 April dan 6 Mei 2018 di Pendopo Kecamatan Sewon, Bantul.

Menurut Ryan, acara nikah bareng dan "golek garwo" telah digelar sebanyak tujuh kali sejak 2011. Melalui acara itu, Ryan mengklaim telah berhasil menyatukan sebanyak 7.500 pasangan dari berbagai daerah dengan suku, serta budaya yang berbeda.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah agar terwujud pasangan sakinah, sejahtera, dan membawa berkah untuk Indonesia dengan tata kehidupan dan penghidupan masyarakat ber-Pancasila dilandasi cinta Ilahi dan NKRI," kata dia.

Calon pasangan manten nikah bareng Basri (62) dan Musiyem (55) mengaku sangat terbantu dengan acara nikah bareng yang digagas Fortais. Meski sebelumnya tidak saling mengenal namun kedua warga Bantul itu bisa dipertemukan melalui acara "golek garwo".

"Saya tahu ada acara golek garwo dan nikah bareng dari teman saya saat di warung, ya saya langsung daftar saja," kata Basri yang sehari-hari bekerja di pabrik kerajinan bambu ini.











(T.L007)
































































































































































































































































































































































































































































 
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar