Fosil reptile laut raksasa ditemukan di pantai Inggris

id fosil reptil,raksasa

Fosil Ichthyosaurus (Reuters)

           Washington (Antaranews Jogja/Reuters) – Sebuah fosil rahang ditemukan di pantai bebatuan Inggris,  milik salah satu hewan  laut terbesar yang pernah ditemukan,  yaitu seekor reptil yang berenang di lautan bernama Ichthyosaurus yang oleh para ilmuwan diperkirakan memiliki panjang lebih dari 85 kaki (26 meter), mendekati ukuran paus biru.



            Para ilmuwan mengatakan bahwa Ichthyosaurus yang merupakan reptil laut terbesar  yang pernah ditemukan, hidup 205 juta tahun yang lalu pada akhir masa Triassik dan menguasai lautan seperti dinosaurus yang menguasai daratan. Tulang yang ditemukan bernama surangular merupakan bagian rahang bawah dari hewan itu.



            Para peneliti memperkirakan panjang hewan tersebut dengan membandingkan surangular ini dengan tulang yang sama dari rangka Ichthyosaurus terbesar yang pernah ditemukan yaitu spesies bernama Shonisaurus Sikanniensis dari Kolumbia dengan panjang 69 kaki (21 meter) dan ternyata tulang yang baru saja ditemukan  25 persen lebih besar.



            “Tulang ini milik  raksasa.” Kata palaentologis dari Universitas Manchester, Dean Lomax.



“Seluruh bangkainya  kemungkinan sangat mirip dengan seekor paus yang mati tenggelam ke dalam  dasar laut di mana seluruh binatang dalam sebuah ekosistem memakan dagingnya  dalam waktu yang sangat panjang. Setelah itu  tulang-tulangnya  terpisah dan kami menduga bahwa itulah yang terjadi dengan tulang terpisah yang kami temukan ini."



                Kolektor fosil, Paul de la Salle bekerja sama dengan Etches Collection yang bertempat di Dorset, Inggris, menemukan tulangnya pada 2016 di Lilstock, Pantai Somerset Inggris, sekitar Kanal Bristol.



                “Strukturnya ada pada bentuk cincin yang membesar seperti pada pohon, dan aku pernah melihat kemiripannya dengan rahang Ichthyosaurus pada akhir masa Jurasik,” kata Dean.



                Para peneliti memperkirakan panjang  Ichtyosaurus terbaru ini 66 hingga 85 kaki (20 hingga 26 meter).



                Para peneliti menerbitkan penemuan itu dalam  jurnal PLOS ONE. (Uu.Naufal Halim/Nusarina)



               

Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar