
Pandak Ekspo dijadikan ajang promosi potensi lokal

Bantul (Antaranews Jogja) - Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Suharsono mengharapkan Pandak Ekspo yang digelar di Kecamatan Pandak pada 27 April-29 April 2018 bisa dijadikan ajang promosi potensi lokal untuk meningkatkan perekonomian daerah ini.
"Mari kita gunakan Pandak Ekspo sebagai ajang promosi potensi lokal, transaksi, dan wahana untuk memvisualkan kemajuan, pencapaian hasil pembangunan, dan inovasi di Kecamatan Pandak," katanya saat membuka Pandak Ekspo 2018 di Bantul, Jumat.
Dengan demikian, katanya, kegiatan tersebut mampu mengintegrasikan promosi, informasi produk, dan jasa unggulan yang dimiliki masyarakat desa maupun Kecamatan Pandak kepada masyarakat luas.
Oleh karena itu, katanya, pemkab menyambut baik dan memberikan apresiasi kegiatan Pandak Ekspo 2018 bertema "Dengan Semangat Makaryo Mbangun Deso Kita Optimalkan Sumber Daya Lokal Menuju Masyarakat Yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera".
"Pandak Ekspo bisa mengedukasi masyarakat Pandak khususnya tentang betapa kayanya potensi Pandak sehingga memberikan makna bagi masyarakat agar tahu terhadap produk-produk unggulan daerahnya," katanya.
Ia mengajak masyarakat untuk terus menggali dan memaksimalkan potensi lokal guna mempopulerkan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Camat Pandak Sri Kayatun mengatakan ekspo ini diikuti pelaku dan penggiat ekonomi kretatif di daerah ini.
"Pandak Ekspo 2018 sudah tahun ke-4. Ada perkembangan dari sisi kuantitas maupun kualitas penyelenggaraan, dua tahun ini bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan untuk mengoptimalkan potensi terkait," katanya.
Berbagai stan pelengkap kegiatan Pandak Ekspo 2018 seperti Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bantul, Polsek Pandak, dan KUA untuk mencoba mengurangi pernikahan dini dan perceraian, serta stan Puskesmas Pandak.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
