Dana desa diharapkan menyentuh pendidikan usia dini

id Romahurmuziy

Muhammad Romahurmuziy (Foto Antara)

Jakarta (Antaranews Jogja) - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy berharap dana desa bisa dialokasikan untuk membantu lembaga pendidikan yang dikelola warga terutama lembaga pendidikan untuk anak usia dini.

"Saya berharap Raudlatul Atfal dan Bustanul Atfal (lembaga pendidikan Islam setingkat taman kanak-kanak, Red) juga mendapatkan perhatian karena berperan membentuk karakter sejak dini," kata Rommy, sapaan akrabnya, saat menjadi pembicara dalam lokakarya Penggunaan Dana Desa di Pendopo Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis.

Dikutip dari siaran pers, Rommy berharap para kepala desa tidak menghabiskan seluruh dana desa untuk pembangunan fisik, tetapi juga untuk pembangunan sumber daya manusia.

"Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan kepala Raudlatul Atfal seluruh Kebumen, mereka mengeluh tidak mendapatkan dana desa karena tidak dialokasikan," kata anggota DPR RI itu.

Rommy yakin jika dana yang saat ini mencapai Rp750 juta setiap desa dipergunakan dengan baik, banyak masalah yang bisa diselesaikan. Misalnya tingkat kesehatan masyarakat menjadi lebih baik, tidak ada lagi stunting, tersedianya lapangan kerja, mencegah urbanisasi, hingga menurunkan tingkat ketimpangan antara kota dan desa.

Menurut dia, dana desa juga bisa digunakan untuk mengurangi pengangguran. Untuk itu, pembangunan infrastruktur yang menggunakan dana desa hendaknya tidak melibatkan pihak ketiga.

"Kepala Desa tidak perlu melibatkan kontraktor untuk pekerjaan yang mungkin dilakukan secara swakelola bersama masyarakat karena pada dasarnya dana desa ini mempunyai spirit untuk memperluas lapangan kerja," katanya.

Rommy berharap dalam memilih program hendaknya juga disesuaikan dengan prioritas pemerintah pusat, seperti pembuatan irigasi dan jalan.

"Program desa harus disesuaikan dengan program pemerintah pusat agar semuanya bertemu dalam satu titik yang sama dan masing-masing tidak berjalan sendiri-sendiri," kata Rommy.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar