Uniqlo membuka toko di Yogyakarta

id Uniqlo toko

PR Manager PT. Fast Retailing Indonesia (Uniqlo Indonesia) Weiling Cheok (baju putih) menunjukkan salah satu busana produk Uniqlo (Foto istimewa)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Uniqlo, label busana global terdepan di Jepang membuka toko terbarunya di Hartono Mall, salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Yogyakarta.
 
"Yogyakarta adalah kota yang berwarna, kami sangat senang bisa membawa Uniqlo ke Yogyakarta. Kami percaya pakaian dengan kualitas tinggi yang inovatif ini sangat cocok dengan iklim serta budaya di Yogyakarta," kata PR Manager PT. Fast Retailing Indonesia (Uniqlo Indonesia) Weiling Cheok di Yogyakarta, Selasa.
    
Pembukaan toko terbarunya Uniqlo yang akan dilakukan pada 10 Mei 2018 menandai hadirnya toko Uniqlo pertama di Kota Yogyakarta. Sedangkan toko pertamanya di Indonesia dibuka di Lotte Shopping Avenue, Jakarta pada 2013 lalu.
    
Menurut Weiling Cheok, toko Uniqlo Yogyakarta dengan luas lebih dari 2.000 meter persegi di lantai Upper Ground Hartono Mall itu menyajikan koleksi lengkap produk busana untuk pria, wanita dan anak-anak.
    
"Untuk merayakan pembukaan toko pada 10 Mei nanti, pelanggan dapat menikmati peluncuran eksklusif produk Uniqlo seperti peluncuran Hana Tajima kedua dan Uniqlo T-shirt (UT) Mickey and the Sun," kata dia.
    
Bahkan, kata dia, pada hari pembukaan, Uniqlo juga akan menampilkan Yosakoi, sebuah tarian unik berasal dari Jepang yang telah ditampilkan di festival, di mana penampilan ini dipersembahkan oleh Tsukiyomi, kelompok dari Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY).
    
Selain itu, untuk berbagi kegembiraan kepada pelanggan, dari Uniqlo UT Grand Prix (UTGP) Marvel di toko, penggemar Marvel juga dapat menikmati patung karakter Marvel Captain America pada 10-20 Mei di toko tersebut.
    
Menurut dia, Uniqlo berkomitmen menyedaikan pakian berkualitas, nyaman dan inovatif, dan dengan bangga membawa nilai-nilai Jepang dengan kualitas terbaik, kesederhanaan, dan keawetan.
    
"Uniqlo berharap dapat menjadi label busana yang menyediakan beragam pilihan produk untuk masyarakat sekitar, tidak hanya menjadi label yang mengarahkan pelanggan terhadap suatu produk tertentu serta bagaimana mengenakannya," katanya.
    
Dia menjelaskan, dalam mendesain busana, Uniqlo bekerja sama dengan Eko Nugroho, tokoh sejarah seni kontemporer di Yogyakarta. Melalui kolaborasi ini, Eko membuat desain patchwork DGTMB untuk pembukaan toko di Yogyakarta.
    
"Dua desain patchwork yaitu IFO & KAIJU berfokus pada citra yang kuat, kontekstual dan universal, yang merupakan imajinasi tentang budaya Jepang," katanya.
    
Kolaborasi lokal lainnya, kata dia, terjadi antara Uniqlo dengan ART Jog, sebuah pameran seni kontemporer yang diadakan setiap tahun di Yogyakarta, dimana ART Jog akan membagikan 50 tiket pameran yang akan diadakan di Taman Budaya Yogyakarta mulai 4 Mei - 4 Juni.
    
"Uniqlo juga mendukung pengusaha lokal dengan berkolaborasi dengan kedai kopi lokal, dimana mereka akan menyediakan es kopi dan voucher untuk 300 pelanggan pertama dalam antrian pada hari pembukaan," katanya.
Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar