Roberto Mancini ingin Italia kembali ke puncak sepak bola dunia

id roberto mancini

Roberto Mancini (Foto thesoccerguys.files.wordpress.com)

Florence, Italia (Antaranews Jogja/Reuters) - Roberto Mancini menguraikan rencananya untuk membawa Italia kembali ke puncak dan memanggil penyerang sensasional Mario Balotelli ke timnas setelah ia menjabat sebagai pelatih baru pada Selasa.

Pelatih berusia 53 tahun itu menerima tugas berat mengangkat Italia dari keterpurukan setelah kegagalan mereka lolos ke Piala Dunia tahun ini, pertama kalinya mereka akan absen dalam turnamen itu dalam 60 tahun terakhir.

Juara dunia empat kali itu juga merosot ke rekor terendah di posisi ke-20 dalam peringkat FIFA.

"Saya ingin menjadi pelatih yang membawa Italia kembali ke puncak. Itu tidak akan mudah tetapi kami bisa melakukannya," katanya, seraya menunjukkan bahwa dia akan menargetkan memenangkan Euro 2020.

"Kami belum memenangkan kejuaraan Eropa selama bertahun-tahun dan itu adalah agenda besar pertama kami."
     
Mengenang bahwa dia pertama kali berjalan melewati pintu kamp pelatihan Coverciano Italia pada tahun 1978 dengan tim U-14, Mancini mengatakan hal itu adalah momen yang tepat dalam karirnya untuk menghadapi tantangan melatih timnas negaranya.

"Menjadi pelatih tim nasional bukan sesuatu yang sepele. Federasi membuat saya mengerti bahwa mereka menginginkan saya 100 persen dan itu memudahkan saya untuk memilih," tambah mantan pelatih Inter Milan, Manchester City, Galatasaray dan Zenit St Petersburg itu.

"Berada di sini dalam peran ini adalah penting, dan ini adalah momen yang tepat dalam karir saya."
     
Meskipun Mancini dan Balotelli memiliki beberapa kerjasama ketika pasangan itu berada di Manchester City, ia menyarankan pemain depan Nice itu akan diberi kesempatan lain.

"Kami akan berbicara, kami mungkin akan memanggilnya. Kami ingin melihat dia bermain seperti yang dia lakukan di Kejuaraan Eropa (pada 2012)," katanya.

Balotelli belum dipanggil untuk timnas Italia sejak Piala Dunia lalu ketika sikapnya menjadi subjek kecaman dari beberapa pemain senior.

Setelah mencetak gol saat menang 2-1 atas Inggris, Balotelli menutup seluruh halaman Italia dalam album Panini dengan stiker dirinya dan kemudian diposting di halaman Facebook-nya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar