Sean Gelael terpacu kejar poin Formula 2 Monako

id sean

Pebalap Sean Gelael (Foto Antara)

Jakarta (Antaranews Jogja) - Pebalap Indonesia, Sean Gelael terpacu untuk meraih hasil maksimal pada balapan Formula 2 di Sirkuit Monako, Monako, 25-26 Mei setelah pada tiga seri sebelumnya selalu meraih poin meski belum naik podium.

Berdasarkan data yang dihimpun media dari laman resmi Formula 2 yang dipantau dari Jakarta, Rabu, pebalap dari tim Pertamina Prema Theodore Racing ini berada di posisi 12 dengan 11 poin. Empat poin terakhir diraih di Sirkuit Barcelona, Spanyol.

"Setiap balapan saya berusaha keras untuk finis. Kalau disuruh ambil situasi start dari P15 dan finis di P6 setiap hari, saya akan ambil. Saya senang dan berharap tetap kencang di Monako nanti," kata Sean dalam keterangan resminya.

Anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini memang terbilang belum meraih maksimal meski saat ini memperkuat tim yang telah mempunyai nama besar pada balapan satu selevel di bawah Formula 1 itu. Namun, peningkatan kemampuan mulai terlihat.

Bersama rekan satu timnya yaitu Nyck de Vries, pebalap berusia 21 tahun ini teruas bahu membahu untuk meraih hasil yang terbaik meski beberapa kendala sering dihadapi dalam setiap balapan yang telah dijalani.

Hanya saja rekan Sean Galeal lebih beruntung karena sudah merasakan naik podium musim ini. Prestasi terbaik pebalap asal  Belanda ini adalah peringkat tiga di Sirkuit Baku Azerbaijan dan posisi dua di Sirkuit Barcelona, Spanyol.

Pada klasemen sementara Formula 2, Nyck de Vries berada di posisi empat dengan raihan 46 poin. Untuk posisi puncak ditempati oleh pebalap tim Carlin, Lando Norris dengan raihan 80 poin.

Di Sirkuit Monako, kedua pebalap tim Pertamina Prema Theodore Racing diharapkan mampu membuat kejutan dengan kembali naik podium. Tim, saat ini terus menyiapkan kendaraan terbaik mengingat peluang untuk menyodok sangat terbuka.

Khusus untuk Sean Gelael, konsistensi untuk meraih poin sangat ditunggu mengingat setiap serinya mampu menyumbang poin. Di Sirkuit Monako, tantangan jelas lebih berat mengingat sirkuit jalanan ini sangat menantang bagi semua pebalap.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar