Logo Header Antaranews Jogja

Tol fungsional Batang-Semarang selesai 95 persen

Sabtu, 2 Juni 2018 00:25 WIB
Image Print
ilustrasi (antaranews.com)

Semarang (Antaranews Jogja) - Kondisi pembangunan tol fungsional Batang-Semarang sudah selesai 95 persen pada 1 Juni 2018 atau H-15 Lebaran.

"Melihat semua jalan tadi, 95 persen jalan sudah rigid," kata Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa di Tol Manyaran Krapyak, Semarang, Jawa Tengah, Jumat sore.

Royke merinci, dari tol Batang-Semarang yang memiliki panjang 75 kilometer, jalan yang sudah beton panjangnya 58 kilometer dan jalan yang lean concrete sepanjang 17 kilometer.

Tol Batang-Semarang ditargetkan untuk digunakan secara fungsional mulai tanggal 3 Juni atau paling lambat mulai 5 Juni 2018 untuk keperluan arus mudik dan arus balik.

Pada Jumat, Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa bersama rombongan Korlantas Polri dan jajaran Ditlantas Polda Jawa Tengah mengecek detil perkembangan tol fungsional Batang-Semarang dengan menggunakan sepeda.

"Untuk melihat lebih detil progress pengerjaan tol fungsional Batang - Semarang," kata Irjen Royke.

Rute yang akan dilaluinya yakni dari kecamatan Weleri (Kabupaten Kendal) ke kecamatan Gringsing (Kabupaten Batang) untuk melihat perkembangan pengerjaan proyek jembatan Kalikuto. Kemudian kembali ke Weleri dan kemudian gowes dilanjutkan hingga ke Manyaran Semarang.

Perjalanan sejauh 34 kilometer itu ditempuh oleh rombongan selama 2,5 jam.

Menurut dia, pengecekan ini penting dilakukan untuk melihat kondisi terkini jalan tol dan mempercepat proses pembangunan tol sehingga target pembangunan bisa tercapai. Pasalnya, animo masyarakat tinggi untuk menggunakan tol Trans Jawa pada arus mudik dan arus balik nanti.

Ia mengatakan, dari sepanjang tol Batang-Semarang, ada dua titik macet yang krusial yakni jembatan Kalikuto di Kendal dan exit tol Manyaran.

"(Penanganan lalu lintas) di Kendal penting sekali karena ada jembatan yang belum tersambung di situ," kata Irjen Royke.

Diperkirakan jembatan Kalikuto yang merupakan jembatan penghubung jalan tol Batang-Semarang tersebut bisa dipergunakan pemudik mulai 12 Juni - 13 Juni atau H-3/H-2 Lebaran.

Kendati demikian, jajaran Satlantas Polres Kendal telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas untuk mengantisipasi pemusatan kendaraan pada satu jalur.

"Di Manyaran juga akan dilakukan rekayasa (lalu lintas), mudah-mudahan bisa mengurangi antrean (kemacetan) di sini," katanya.

Dia menambahkan, di jalur tol Batang-Semarang pada malam hari akan ditutup bila kondisi arteri tidak padat.

"Bila arteri tidak terlalu padat, maka malam hari (tol) tidak akan dibuka," katanya.



Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026