Melalui Pasar Lebaran, Disperindag Sleman dorong UMKM tingkatkan inovasi

id Umkm,Inovasi

Melalui Pasar Lebaran, Disperindag Sleman dorong UMKM tingkatkan inovasi

Sekretaris Disperindag Kabupaten Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih. (Foto Antara/Agus Priyanto)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Dinas Perindustruan dan Perdagangan Kabupaten Sleman bersama Rumah Kreatif BUMN Sleman mendorong inovasi dan kreativitas UMKM di daerah ini melalui penyelenggaraan Pasar Lebaran, 4-8 Juni 2018.

"Melalui gelaran ini kreativitas dan inovasi mereka (UMKM) kami tantang," kata Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Mae Rusmi Suryaningsih, di sela acara Dialog Creativepreneurship Rumah Kreatif Sleman bersama Bang Kiming dan BUMN di Sleman, Kamis.

Menurut Mae, Pasar Lebaran tidak sekadar menjadi wahana bagi masyarakat atau PNS di lingkungan Pemkab Sleman untuk berbelanja kebutuhan Lebaran. Pasar Lebaran yang digelar di Halaman Disperindag Sleman itu juga menjadi sarana untuk mengenalkan produk-produk kreatif yang memiliki ciri khas Kabupaten Sleman.

"Oleh karena itu para UMKM yang hendak mendaftar kami kurasi dan seleksi. Dari sekian yang mendaftar kita pilih 55 UMKM saja," kata dia.

Untuk meningkatkan daya saing produk para UMKM, melalui Pasar Lebaran tersebut juga disisipkan sejumlah kegiatan lain seperti "fesyen show", serta "ecoprint show" untuk memotivasi para perajin batik dengan bahan alam.

Koordinator Rumah Kreatif Sleman, Yuwono mengatakan melalui acara itu pula, para pelaku UMKM juga dirangsang untuk mampu meningkatkan inovasi, kreativitas, serta keberanian berbisnis dengan mendatangkan sejumlah pengusaha atau pebisnis sukses melalui acara Dialog Creativepreneurship, seperti pengusaha muda sukses Bang Kiming.

"Dengan mendatangkan Bang Kiming, kami ajak UMKM di Sleman ini untuk tidak sekadar melakukan hal-hal yang konvensional atau biasa-biasa saja dalam berbisnis," kata Yuwono.

Yuwono menilai, hingga saat ini masih banyak pelaku UMKM yang belum berani memiliki orientasi berbisnis dengan cara-cara di luar kebiasaan. Pasalnya, cara-cara standar yang kebanyakan diterapkan cukup lama membuat mereka berkembang.

Bang Kiming yang memiliki nama asli Arif Setiawan merupakan salah satu pebisnis sukses muda Indonesia. Menurut doktor teknik termuda di Indonesia ini, tanpa terobosan kreatif dan berani oleh UMKM, pasar domestik di Indonesia terancam dikuasai pebisnis dari negara lain.

Menurut Kiming, jika pelaku usaha sudah memiliki ide kreatif harus segera direalisasikan tanpa terlalu banyak memikirkan untung rugi, kegagalan dan hal lain yang menghambat.

"Cobalah tidak usah takut rugi, tidak usah takut gagal, dijalankan dulu. Orang sering takut memulai karena takut gagal takut rugi karena mereka berpikir berbisnis harus untung finansial dulu, padahal tidak, dengan mulai berbisnis mereka bisa mendapatkan banyak ilmu dan strategi," kata dia.

(T.L007)
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar