Arus mudik Bandara Adisutjipto capai 28.267 penumpang

id Adisutjipto

Bandara Adisucipto Yogyakarta, dok (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/pd/18.)

Sleman  (Antaranews Jogja - Arus mudik Lebaran 2018 melalui Bandara Adisutjipto Yogyakarta pada H-6 atau Sabtu (9/6) mencapai 28,267 penumpang untuk kedatangan dan keberangkatan domestik dan internasional.

"Jumlah penumpang yang menembus angka di atas 28 ribu tersebut kami prediksikan merupakan puncak arus mudik melalui Bandara Adisutjipto," kata Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta Liza Anindya, Minggu.

Menurut dia, jumlah penumpang tersebut dilayani untuk pesawat domestik sebanyak 96 penerbangan kedatangan atau meningkat 18,52 persen dibanding pada H-6 Lebaran 2017 sebanyak 81 penerbangan kedatangan.

"Sedangkan untuk penerbangan keberangkatan tercatat sebanyak 95 pesawat atau meningkat 17,28 persen dibanding 2017 sebanyak 81 pesawat," katanya.

Ia mengatakan, untuk jumlah penumpang kedatangan tercatat sebanyak 15.432 penumpang atau meningkat dibanding 2017 sebanyak 10.690 penumpang.

"Sementara untuk penumpang keberangkatan tercatat sebanyak 12.010 atau meningkat 16.87 persen dibanding pada 2017 sebanyak 10.276 penumpang," katanya.

Ia mengatakan, untuk penerbangan internasional baik kedatangan maupun keberangkatan tercatat tidak mengalami peningkatan dimana baik pada tahun ini maupun 2017 ada empat pesawat yang melayani rute internasional.

"Namun untuk jumlah penumpang kedatangan justru mengalami penurunan -1,1 persen dimana pada 2017 ada 639 penumpang, sedangkan tahun ini 629 penumpang," katanya.

Sedangkan untuk penumpang keberangkatan internasional tercatat ada peningkatan 38,31 persen dimana pada 2017 tercatat sebanyak 402 penumpang dan tahun ini sebanyak 556 penumpang.

Ia mengatakan, untuk penerbangan ekstra tercatat ada 10 pesawat baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.

"Kami prediksikan jumlah penumpang akan naik lagi pada H-3 atau Rabu (13/6) dengan jumlah penumpang berkisar di atas 28.000," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar