Kunjungan wisatawan ke Gunung Kidul mencapai 247.975 orang

id objek wisata pantai,gunungkidul

Objek wisata Pantai Baron Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dipadati pengunjung. (Foto ANTARA/Mamiek)

Gunung Kidul (Antaranews Jogja) - Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat jumlah wisatawan yang mengunjungi sejumlah objek wisata beretribusi di daerah ini pada Sabtu (16/6) hingga Selasa (19/6) mencapai 247.975 orang.

"Dari kunjungan 247.975 wisatawan mampu menyumbang pendapaatan asli daerah (PAD) sebesar Rp1,9 miliar," kata Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Hary Sukmono di Gunung Kidul, Rabu.

Ia mengakui jumlah wisatawan paling banyak mengunjungi objek wisata pantai. Saat ini objek wisata pantai menjadi primadona wisatawan. Hamparan pasir putih lebih dari 15 wisata pantai menjadi pemikat wisatawan.

"Dari 247.975 wisatawan, sekitar 95 persen di antaranya berkunjung ke kawasan pantai," kata Hary.

Harry menambahkan dalam dua hari terakhir pada Senin (18/6) dan Selasa (19/6) menjadi hari paling padat karena dalam dua hari tersebut ada 137 ribu wisatawan yang berkunjung di Gunung Kidul.

"Puncaknya pada Senin (18/6) dengan jumlah kunjungan 71 ribu. Sedangkan pada Selasa (19/6) ada sekitar 66 ribu. Hari ini (Rabu) belum masuk hitungan. Kami perkirakan masih pada kisaran 50 ribuan wisatawan," kata Hary.

Melihat jumlah pengunjung sampai saat ini, Dinas Pariwisata optimitis mampu mencapai target yang telah ditentukan sebelumnya, yakni sebesar 300 ribu wisatawan. Dispar berharap jumlah kunjungan dapat melebihi target.

"Kunjungan kita perkirakan akan sampai pada 24 Juni 2018. Mohon dukungan semoga melebihi target," harapnya.

Tingginya jumlah kunjungan wisatawan di Gunung Kidul terutama di kawasan pantai karena karakteristik pantai yang ada di kawasan selatan Gunung Kidul berbeda dengan pantai lainnya di DIY. Saat ini, Pemkab Gunung Kidul berupaya mendorong wisatawan untuk juga mengunjungi kawasan utara seperti wisata di Green Village di Kecamatan Gedangsari.

"Untuk memberikan kenyamanan wisatawan kita menambah petugas, baik petugas retribusi untuk mengurangi penumpukan kendaraan, hingga petugas kebersihan dan keamanan," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar