Drama kolosal "Panen Raya" meriahkan Jogja Bay

id Jogja bay

Pementasan Drama Kolosal "Panen Raya" di Jogja Bay Waterpark, Minggu (8/7). (foto istimewa)

 Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Drama kolosal "Panen Raya" memeriahkan momentum liburan akhir pekan di Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark, Yogyakarta, Minggu.
       
Kolaborasi perdana antara Karakter Jogja Bay dan Raminten Show ini berlangsung seru selama dua jam mulai pukul 11.00 WIB di area wahana South Beach (Kolam Ombak).
       
"Rangkaian acara yang kami persembahkan ini tidak hanya bersifat hiburan tapi juga 
edukatif," kata Public Relation Jogja Bay Waterpark Medha Zeli Elsita di Yogyakarta, Minggu.
           
Medha mengatakan pertunjukkan ini merupakan salah satu rangkaian Event "Lebaran Siap Liburan" yang telah berlangsung sejak 8 Juni hingga 15 Juli 2018. Sejumlah event dan gimmick menarik
dihadirkan spesial kepada pengunjung Jogja Bay Waterpark untuk memaknai liburan di Yogyakarta.
     
 Sebanyak 80 orang pemain yang terdiri dari Talent Jogja Bay dan Raminten berkolaborasi  secara apik menghibur pengunjung yang kebanyakan hadir bersama keluarga.
   
Medha menjelaskan Pertunjukan ini diawali dengan parade bajak laut dan para petani dari area Plaza ke berbagai daerah menuju South Beach. 
     
Saat kentongan yang dibawa para petani mulai dimainkan, pengunjung berjalan mengikuti kerumunan pawai dari belakang.  Prajurit dan kawanan bajak laut berjalan menuju South Beach. Terjadi kesalahpahaman di antara mereka sehingga terjadi pertempuran sengit. 
     
Berita pertempuran ini sampai kepada penghuni langit lapisan ke-tujuh. Raja meminta gadis-gadis berparas cantik nan rupawan dari negeri 
khayangan untuk turun ke muka bumi dan melerai pertengkaran mereka hingga masuk kepada pementasan "Panen Raya".
     
Pertunjukan drama tari dan kolosal ini mengisahkan kehidupan para petani dengan latar belakang Lereng Merapi. Kehidupan petani yang sudah berjalan aman dan tentram tiba-tiba mendapatkan serangan hama perusak tanaman.
       
Para petani tidak tinggal diam dan segera bergotong-royong mengentaskan hama yang ada. Mereka memanjatkan doa dengan khusyu’. 

 "Sampai akhirnya datanglah Dewi Sri ke muka bumi yang memberi berkah atas kesuburan dan kemakmuran mereka hingga tiba saatnya panen raya," kata dia.
       
Selain drama kolosal, menurut Medha, dihadirkan pula workshop area "Mbatik Bareng Hamzah Batik".
     
 "Harapannya pengunjung dapat lebih mencintai budaya lokal dengan fasilitas belajar membatik sampai dengan pewarnaan yang diberikan oleh Jogja Bay Wateraprk dan Hamzah Batik," kata Medha.
     
Menariknya lagi, desain kain batiknya adalah karakter Jogja Bay yang telah digambar di atas media. Hasil membatik berbagai karakter lucu seperti Pringis, Hip, Mimi, Zorgon, dan lain-lain dapat dibawa pulang sebagai buah tangan yang dapat menjadi cerita momentum tak terlupakan di Jogja 
Bay Waterpark.
     
Reski Yuliana Rohmani (15 ), pengunjung Jogja Bay Waterpark dari Klaten mengaku beruntung dapat hadir dan menyaksikan pertunjukan "Panen Raya" hari ini.
     
Perempuan yang datang bersama keluarga besarnya ini sangat terkesan dengan show yang dihadirkan di pesisir South Beach Jogja Bay Waterpark. Pihaknya juga menambahkan di bulan lahirnya ini selain mendapatkan promo gratis masuk Jogja Bay Waterpark, ia juga mendapatkan  sajian spesial drama kolosal "Panen Raya" untuk dapat diceritakan di sekolah ketika sudah mulai mauk tanggal 16 Juli nanti.
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar