TWC berikan penghargaan siswa program akselerasi prestasi

id Pt twc

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono memberikan reward kepada lima siswa dari sekolah Program Akselerasi Prestasi yang berhasil di terima di SMP unggulan. (Foto Antara/ Victorianus Sat Pranyoto)

Sleman (Antaranews Jogja) - PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) memberikan penghargaan kepada lima siswa sekolah dasar dari sekolah yang mendapatkan pendampingan program Akselerasi Prestasi Siswa yang diterima di SMP unggulan.

"PT TWC melalui Divisi Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) sebagai bagian dari Program BUMN Hadir Untuk Negeri, telah melaksanakan Program Akselerasi Prestasi Siswa bagi tiga Sekolah Dasar (SD) yakni SDN Salakan Lor Selomartani Kalasan, SD N Perumnas III Condong Catur Depok Sleman dan SD N 1 Sengon Prambanan Klaten," kata Direktur Utama PT TWC Borobudur, Prambaan dan Ratu Boko Edy Setijono di Sleman, Rabu.

Program pendampingan ini diperuntukkan bagi siswa kelas VI untuk menghadapi USBN 2018.

Hasil selama tiga bulan pendampingan terhadap siswa kelas VI, perolehan nilai Ujian Nasional (UN) mereka cukup memuaskan. Tercatat, rata-rata peningkatan nilai sebanyak dua poin dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya, jelasnya.

Dari tiga sekolah yang telah mengikuti program Akselerasi Prestasi siswa telah berhasil masuk sekolah unggulan yang akan mendapatkan reward dari TWC.

Dua siswa dari SD Salakan Lor telah masuk SMP favorit SMP Neeri I Kalasan Sleman, tiga siswa SD Sengon l Klaten telah masuk ke SMP Negeri l Prambanan Klaten.

Program ini sengaja dipilih sekolah-sekolah yang dalam tanda kutip memiliki keterbatasan baik dari fasilitasnya maupun dari siswanya.

"Tapi itulah yang menjadi "challenging" bagi kami, bahwa kita ingin BUMN ini hadir, kami hadir untuk melakukan akselerasi agar adik-adik kita punya kesempatan yang sama dengan teman teman mereka dari sekolah sekolah yang memiliki fasilitas yang lebih baik", lanjutnya.

Selama tiga bulan pendampingan hasilnya cukup memuaskan. Ada peningkatan nilai rata-rata kurang lebihnya dua point.

"Ini adalah suatu ha] yang kita syukuri dan ini juga menjadi dasar untuk kita melakukan program inu di tahun-tahun mendatang," katanya.

Selama ini dengan kondisi yang ada, mereka melakukan pola pendidikan yang standar, yang reguler.

"Inilah yang menjadi alasan kita harus hadir. Kalau sekolah ini tetap dengan pola yang standar, mereka tidak akan bisa mengejar ketinggalan dari sekolah sekolah lain yang fasilitasnya lebih bagus, metodenya lebih variatif", terangnya.

Hal tersebut yang menjadi dasar PT TWC untuk hadir dan memang ingin hadir.

"BUMN ingin hadir menjadi pendamping di sektor pendidikan ini agar sekolah sekolah yang kurang beruntung ini siswanya tetap mendapatkan kesempatan yang sama untuk bersaing di sekolah yang lebih tinggi. Kita ambil di SD supaya mereka bisa masuk di SMP yang unggul," jelasnya.



(V001) 11-07-2018 19:18:44

 
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar