Sultan minta Disdik memastikan keabsahan SKTM

id Sultan

(Foto ANTARA) (Foto ANTARA/)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta seluruh dinas pendidikan di daerah ini memastikan keabsahan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam proses pendaftaran penerimaan peserta didik baru di Yogyakarta.

"Saya minta dinas untuk ketat mengawasi itu, baik di tingkat satu maupun dua," kata Sultan di Kompleks Kantor Kepatihan Yogyakarta, Rabu.

Sultan meminta seluruh dinas pendidikan di lima kabupaten/kota di DIY mencermati izin yang diberikan mulai level kelurahan hingga dinas sosial setempat untuk pengurusan SKTM.

"Diamati saja izin yang diberikan pemerintah daerah serta kelurahan harus tepat jangan membohongi," kata dia.

Raja Keraton Ngayogyakarta ini berharap tidak ada penyalahgunaan atau manipulasi SKTM dalam proses pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Yogyakarta.

"Saya berharap kasus seperti itu (manipulasi SKTM) tidak terjadi di Yogyakarta," kata dia.

Menurut dia, manipulasi dalam pengurusan SKTM merupakan perilaku yang tidak mendidik karena merupakan hak pendaftar PPDB yang betul-betul tidak mampu.

"Kalau kaya ya kaya lah karena itu kan hanya fasilitas untuk masuk di sekolah-sekolah ?tertentu," kata dia.

Sebelumnya, Sekretariat Bersama Pos Pengaduan PPDB DIY 2018 mencatat ada beberapa orang mampu mendaftarkan anaknya memakai SKTM di DIY. Salah satunya adalah seorang kontraktor di Kabupaten Bantul.


 (L007) 11-07-2018 20:04:25



 
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar