TWC akan perluas program akselerasi prestasi siswa

id Pt twc

Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono memberikan reward kepada lima siswa dari sekolah Program Akselerasi Prestasi yang berhasil di terima di SMP unggulan. (Foto Antara/ Victorianus Sat Pranyoto( (Antara)



 Sleman (Antaranews Jogja) - PT Taman Wisata Candi Brobudur, Prambanan dan Ratu Boko akan melanjutkan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) berupa pendampingan peningkatan akeselerasi prestasi siswa dengan sasaran sekolah lebih banyak lagi.

     

" Kami merasa program peningkatan akselerasi prestasi siswa yang kami lakukan pada tiga SD tahun ini cukup berhasil meningkatkan daya saing siswa, untuk itu tahun depan kami akan lanjutkan program ini dengan sasaran sekolah lebih banyak lagi," kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono di Sleman, Kamis.

     

Menurut dia, pihaknya juga akan mempresenasikan keberhasilan PKBL TWC peningkatan akselerasi pretasi siswa ini kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara agar bisa dijadikan "pilot project" untuk BUMN lainnya.

     

"Kami inginkan nantinya sejumlah BUMN bersinergi melakukan program pendampinan peningkatan akselerasi siswa ini, sehingga jumlah sekolah SD yang mendapat pendampingan bisa lebih banyak lagi dan lebih luas ke luar daerah," katanya.

     

Ia mengatakan, jika tahun ini PT TWC melakukan pendampinan terhadap tiga SD, maka bila nanti sejumah BUMN bersinergi maka akan lebih banyak lagi sekolah-sekolah yang selama ini "kurang" baik dalam sarana, fasilitas maupun prestasi dapat ditingkatkan kualitas siswanya.

   

"Tidak ada target berapa sekolah, jika semakin banyak BUMN yang bersinergi maka semakin banyak sekolah akan lebih bagus," katanya.

   

 PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko melalui Divisi Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) sebagai bagian dari Program BUMN Hadir Untuk Negeri, telah melaksanakan Program Akselerasi Prestasi Siswa bagi tiga Sekolah Dasar (SD) yakni SDN Salakan Lor Selomartani Kalasan, SD N Perumnas III Condong Catur Depok Sleman dan SD N 1 Sengon Prambanan Klaten,.

     

Edy mengatakan, program pendampingan ini diperuntukkan bagi siswa kelas VI untuk menghadapi USBN 2018.

   

 "Hasil selama tiga bulan pendampingan terhadap siswa kelas VI, perolehan nilai Ujian Nasional (UN) mereka cukup memuaskan. Tercatat, rata-rata peningkatan nilai sebanyak dua poin dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya," katanya.

     

Ia mengatakan, dari tiga sekolah yang telah mengikuti program Akselerasi Prestasi siswa telah berhasil masuk sekolah unggulan.

     

"Dua siswa dari SD Salakan Lor telah masuk SMP favorit SMP Neeri I Kalasan Sleman, tiga siswa SD Sengon l Klaten telah masuk ke SMP Negeri l Prambanan Klaten," katanya.

     

Program ini, kata dia, sengaja dipilih sekolah-sekolah yang dalam tanda kutip memiliki keterbatasan baik dari fasilitasnya maupun dari siswanya.

     

"Tapi itulah yang menjadi "challenging" bagi kami, bahwa kita ingin BUMN ini hadir, kami hadir untuk melakukan akselerasi agar adik-adik kita punya kesempatan yang sama dengan teman teman mereka dari sekolah sekolah yang memiliki fasilitas yang lebih baik," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar