Bantul menggelar Festival Kesenian 2018

id Festival kesenian

Ilustrasi. Festival kesenian. Foto ANTARA/Andreas Fitri Atmoko/ags/15.

Bantul (Antaranews Jogja) - Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan menggelar Festival Paseban yang dikemas dalam Bantul Art Festival pada 21-22 Juli 2018 untuk memperingati Hari Jadi Ke-187 Bantul.
     
"Bantul Art Festival adalah harapan besar bagi masyarakat dan pemerintah dalam memberikan ruang pamer, pentas, sekaligus hiburan kesenian dan kebudayaan," kata Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul Sunarto di Bantul, Kamis. 
     
Menurut dia, perhelatan Bantul Art Festival yang digelar selama dua hari di kawasan Lapangan Paseban depan Kantor Bupati Bantul ini menjadi awal penyelenggaraan di 2018, kegiatan ini digelar bekerjasama dengan Forum Gerbang Budaya sebagai pelaksana teknis.
     
"Pada hakekatnya pertunjukan dan pameran seni dapat dinikmati oleh semua orang, sehingga kegiatan ini sangat menekankan pentingnya peran serta tidak hanya seniman dan budayawan," katanya. 
     
Suharto mengatakan, keterlibatan masyarakat umum lintas profesi inilah yang membuat Bantul Art Festival layaknya 'Ewuhe Wong Bantul' atau hajatannya orang Bantul, sehingga sangat tepat kegiatan ini diadakan di lapangan Paseban Bantul dan sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. 
     
"Memberi ruang pentas dan pamer tidak sekedar untuk memberikan hiburan bagi masyarakat, BAF (Bantul Art Festival) berupaya menyajikan banyak kesenian dengan melibatkan sebanyak 1.037 pelaku seni," katanya. 
     
Ia mengatakan, seluruh pelaku kesenian itu merupakan seniman pertunjukan, sastra, seni rupa dan musik yang tergabung dalam sekitar 20 kelompok seni atau sanggar yang tersebar di seluruh kecamatan wilayah Kabupaten Bantul.
     
"Satu panggung utama di Lapangan Paseban dan empat titik pentas di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman disiapkan untuk ruang pentas para seniman tersebut. Bahkan sepanjang jalan protokol ini akan ditempatkan beberapa instalasi seni rupa yang apik," katanya. 
       
Adapun kegiatan itu pada 21 Juli di Panggung Sastra Gending Lapangan Paseban mulai pukul 18.00 WIB berupa karawitan Canka Mahameru, Karawitan Bocah Herucakra, Sajak Kebangsaan, Kentong Rampak Sanggar Sinongko, Tari Kolosal Bantul Wiji Nagari dan Orkestra SMM.
     
Sedangkan pada 22 Juli akan tampil di Panggung Mandurejo depan Polres Bantul mulai pukul 19.00 WIB berupa Jathilan Cahyo Bodoyo, Jathilan Kudho Kencono, di panggung Sastra Penyair ada Keroncong OK Suryanada, Keroncong Sobooh, Wayang Sinema dan Wayang Kulit kolaborasi Ki Aneng dan Ki Geter.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar