Angkasa Pura selesai bongkar rumah penolak bandara

id Bandara Kulon Progo

Pembangunan Bandara NYIA di Kulon Progo (jogja.antaranews.com)

Kulon Progo (Antaranews Jogja) - PT Angkasa Pura I telah menyelesaikan pembongkaran 33 unit rumah yang dihuni 36 kepala keluarga penolak proyek Bandara Internasional Yogyakarta di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
     
Juru Bicara Proyek Bandara Internasional Yogyakarta Kolonel Pnb. Agus Pandu Purnama di Kulon Progo, Jumat, mengatakan pembersihan lahan merupakan amanah dan lanjutan dari total 587,3 hektare.
     
"Hari ini sudah 100 persen pembersihan lahan dengan ditandai dengan pengosongan 33 rumah yang dihuni 36 KK," kata Agus.
     
Ia mengatakan pembersihan 33 rumah ini merupakan lanjutan dari pembersihan 518 unit rumah. Artinya, AP I sudah 100 persen melakukan pengosongan lahan. Sehingga, AP I melalui kontraktor PP akan melalukan tahap kontruksi.
       
"Hari ini kami sudah melakukan rapat terakhir pemantapan tahapan kontruksi. Artinya, mulai besok pagi, kami sudah bisa memulai melakukan tahap kontruksi," katanya.
     
Pimpinan Proyek Bandara Internasional Yogyakarta Sujiastono mengatakan pembersihan lahan terhadap 33 unit rumah warga yang tinggal di kawasan izin penetapan lokasi (IPL) bandara sudah selesai semua.
     
"Pembersihan lahan berjalan lancar, tidak ada halangan apapun. Kami akan melanjutkan ketahap kontruksi. Waktu tidak bisa mundur, dan kami harus mengejar target, April 2019 sudah beroperasi. Kami akan mengejarkan tahap kontruksi secara paralel," katanya.
     
Ia menargetkan runway bandara selesai 100 persen, taxyway 100 persen, terminal 50 persen dan appron 50 persen, sehingga Bandara Internasional Yogyakarta beroperasi April 2019.
     
"Penyelesaian terminal 30 sampai 50 persen dan appron 30 persen hingga 50 persen sudah lebih besar dengan kondisi Bandara Adisutjipto," katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar