Kecamatan Gondokusuman meriahkan "Kangen Jogja"

id kangen jogja, pentas kesenian, kecamatan

Ilustrasi pentas kesenian pada kegiatan Kangen Jogja di Plaza Monumen Serangan Oemoem 1 Maret Yogyakarta (Istimewa)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Kecamatan Gondokusuman Yogyakarta akan memperoleh kesempatan untuk menampilkan berbagai potensi kesenian dan atraksi unggulan pada pentas rutin “Kangen Jogja” yang akan digelar pertengahan Agustus 2018.
   
“Setidaknya, akan ada enam kelompok kesenian dari Kecamatan Gondokusuman yang menampilkan berbagai kesenian tradisi unggulan mereka,” kata Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Atraksi Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Edi Sugiharto di Yogyakarta, Sabtu.
   
Pentas “Kangen Jogja” tersebut akan digelar di Plaza Monumen Serangan Oemoem 1 Maret pada 18 Agustus dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dan berakhir pukul 23.00 WIB.
   
Edi menyebut, “Kangen Jogja” merupakan kegiatan yng rutin digelar setiap bulan dan biasanya dilakukan pada akhir pekan karena sasaran utamanya adalah masyarakat dan wisatawan yang ada di Kota Yogyakarta.
   
“Kecamatan yang tampil pun berbeda-beda. Pada Juli, kecamatan yang tampil adalah Jetis. Kegiatan yang sudah digelar sejak awal tahun ini pun, pasti selalu ramai dikunjungi wisatawan,” katanya.
   
Meskipun demikian, lokasi pentas Kangen Jogja akan dipindahkan ke Pasar Seni dan Kerajinan Yogyakarta, XT-Square mulai September karena akan ada kegiatan pemeliharaan di Plaza Monumen Serangan Oemoem (SO) 1 Maret.
   
“Harapannya, pentas di XT-Square juga akan tetap ramai dikunjungi seperti saat di SO 1 Maret,” katanya.
   
Selain Kangen Jogja, agenda wisata yang disiapkan Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta pada Agustus adalah “car free day” yang akan digelar 19 Agustus di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman mulai pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB.  Pada  25 Agustus, akan ada Gelar Potensi Ekonomi Kreatif bertempat di play ground Taman Pintar Yogyakarta.
   
Dalam kegiatan gelar potensi tersebut akan ditampilkan berbagai hasil dari program Gandeng Gendong Pemerintah Kota Yogyakarta. Dinas Pariwisata bekerja sama dengan UPT Bisnis Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta untuk penyelenggaraan kegiatan tersebut.
   
“Harapannya, melalui gelar potensi ini wisatawan dan masyarakarat semakin mengetahui produk khas Yogyakarta sekaligus memperkenalkan potensi usaha mikro kecil dari wilayah,” katanya yang akan mengemas kegiatan itu semenarik mungkin.
   
Dalam kegiatan gelar potensi tersebut, penyelenggara menyiapkan 25 anjungan atau tenda. “Harapannya, jumlah peserta tidak hanya 25 orang atau kelompok saja tetapi bisa lebih,” katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar