Bupati Sleman pastikan stok hewan kurban mencukupi

id Hewan kurban

Kambing kurban. FOTO ANTARA/Barikur Rahman/12



Sleman (Antaranews Jogja) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa, Yogyakarta Sri Purnomo memastikan bahwa stok hewan kurban di wilayah setempat cukup untuk perayaan Idul Adha 2018.

     

"Stok sapi cukup, kemudian jumlah sapi yang bisa disembelih untuk Kurban Idul Adha 2018 banyak. Saya tanyai harganya relatif terjangkau, artinya walaupun mendekati hari H kurang lebih 13 hari lagi, harganya tidak terlalu naik," kata Sri Purnomo di sela-sela kegiatan pantauan di Pasar Hewan Ambarketawang, Gamping.

     

Menurut dia, harga yang masih relatif terjangkau atau tidak melambung tinggi dikarenakan stok yang masih banyak sehingga harga yang ditawarkan tidak terlalu tinggi.

     

"Masyarakat pada umumnya rata-rata membeli sapi kurban dengan kisaran harga Rp19 hingga Rp25 juta. Namun juga terdapat beberapa orang membeli secara perorangan hingga kisaran harga Rp60 juta," katanya.

     

Sri Purnomo mengimbau kepada masyarakat maupun panitia-panitia penyelenggara penyembelihan hewan kurban melakukan survei harga terlebih dahulu jika hendak membeli hewan kurban.

   

 "Karena di beberapa tempat penjualan hewan kurban harga yang didapat bisa melambung tinggi dan lebih mahal dibandingkan di pasar hewan," katanya.

     

Sekretaris Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman Suwandi Aziz yang turut mendampingi Bupati Sleman dalam pemantauan tersebut mengatakan ketersediaan ternak di Kabupaten Sleman pada 2018 yaitu sapi berjumlah 49.275 ekor, kambing berjumlah 28.480 ekor, dan domba berjumlah 84.100 ekor.

     

"Tentunya data tersebut merupakan ketersediaan populasi keseluruhan, untuk yang pejantannya sekitar 30 persen itu ada yang masih muda, ada yang siap potong. Dari 30 persen tersbeut kita ambil sekitar 15 persen yang siap dipakai sebagai hewan kurban," katanya.

     

Ia mengatakan, dari angka pemotongan pada 2017 sekitar 7.000 ekor tidak semuanya dipenuhi oleh wilayah Sleman sendiri.

     

"Beberapa sohibul qurban (orang yang akan berkurban) mencari hewan yang akan di kurbankan ke luar wilayah Sleman seperti Muntilan, Klaten, Gunung Kidul. Hal ini tentunya sesuai dengan selera. Jadi kalau dari segi angka sebenarnya cukup tapi selera mereka masing-masing bervariasi," katanya.

     

Dirinya juga mempersilakan apabila ada yang akan membeli dari luar wilayah Sleman, atau pedagang yang berada di Sleman mendatangkan hewan tersbeut dari luar wilayah Sleman.

     

"Akan tetapi tetap diharuskan memenuhi beberapa sayarat seperti adanya surat keterangan kesehatan hewan sehingga jangan sampai hewan yang masuk atau didatangkan dari wilayah lain membawa penyakit," katanya.

     

Dalam kegiatan pemantauan tersebut, Bupati Sleman, Sri Purnomo beserta rombongan menyempatkan untuk berkeliling di seputar Pasar Hewan Gamping tersebut serta berdialog bersama masyarakat juga para pedagang yang menjajakan hewan ternaknya.

     

Sri Purnomo juga menyerahkan buku panduan dalam memilih hewan qurban yang tepat kepada masyarakat yang berada di Pasar Hewan tersebut.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar