KPU Bantul menyusun DPSHP akhir pemilu 2019

id KPU Bantul,DPSHP 2019

Kantor Komisi Pemilihan Umum Kab. Bantul (Foto Antara/Mawaruddin/ags)

Bantul (Antaranews Jogja) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyusun daftar pemilih sementara hasil perbaikan akhir pada Pemilu 2019, kemudian menetapkannya pada pekan depan.

"KPU sedang melakukan penyusunan DPSHP (daftar pemilih sementara hasil perbaikan) akhir dan saat ini PPS (panitia pemungutan suara) dan PPK (panitia pemilihan kecamatan) sedang melakukan rekapitulasi DPSHP akhir," kata Ketua KPU Bantul Muhammad Johan Komara di Bantul, Rabu.

Menurut dia, rekapitulasi DPSHP akhir secara berjenjang, mulai dari masing-masing PPS tingkat kelurahan, rekapitulasi di tingkat PPK kecamatan,  hingga rekap tingkat kabupaten.

"Di tingkat KPU Bantul rentang waktunya antara 15 dan 21 Agustus. KPU berencana pada tanggal 20 Agustus melakukan  rekapitulasi DPSHP akhir," katanya.

Ia mengatakan bahwa DPSHP akhir merupakan proses tahapan pemutakhiran data pemilih Pemilu 2019 paling akhir setelah melalui berbagai tahapan sebelum menjadi daftar pemilih tetap (DPT) pada September mendatang.

Menurut dia, DPSHP Bantul untuk Pemilu 2019 telah ditetapkan KPU Kabupaten Bantul beberapa waktu lalu sebanyak 701.725 orang, kemudian diverifikasi lagi agar data pemilih yang disajikan lebih valid dibanding sebelumnya.

"Pemutakhiran itu untuk mencari dan membersihkan lagi data ganda dan juga data yang tidak memenubi syarat lainnya. Jadi, masih mungkin angkanya berubah lagi karena mengikuti perkembangan di lapangan," katanya.

Secara umum, kata Johan, penyusunan data pemilih secara berlapis-lapis, prosesnya mulai pencocokan dan penelitian (coklit) ke bawah, DPS, DPSHP, hingga DPSHP akhir.

"Jadi, DPT nanti angkanya bisa berubah, bisa turun atau naik, kita lihat hasilnya. Saat ini sedang dijalankan yang ganda dan tidak memenuhi syarat dicoret, sedangkan yang memenuhi syarat tetapi belum masuk dimasukkan sebagai pemilih," katanya.
(T.KR-HRI/B/D. Kliwantoro)
Pewarta :
Editor: Agus Priyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar